Korban Lion Air JT 610 Wahyu Susilo Tinggalkan Istri Hamil dan Anak Balita

Kompas.com - 04/11/2018, 22:10 WIB
Kerabat menggotong peti jenazah Wahyu Susilo, salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610, yang akan dimakamkan di Desa Bansari, Kebupaten Temanggung, Minggu (4/11/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANAKerabat menggotong peti jenazah Wahyu Susilo, salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610, yang akan dimakamkan di Desa Bansari, Kebupaten Temanggung, Minggu (4/11/2018).

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Wahyu Susilo (31), salah satu korban meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 telah dimakamkan di kampung halamannya di Dusun Macanan, Desa Mojosari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Minggu (4/10/2018).

Jenazah Wahyu tiba di rumah duka sekitar pukul 12.30 WIB. Isak tangis orangtua, kerabat, dan para tetangga, seketika pecah begitu peti jenazah diturunkan dari mobil ambulans.

Terlebih istri Wahyu, Isti Khasanah (29), yang tampak sedang hamil. Berkali-kali wanita itu harus dipapah karena lemas.

Adik kandung almarhum Wahyu, Dianita Purnama Sari (25), mengungkapkan duka yang mendalam atas kepergian kakak tercintanya itu. Di matanya, alhmarhum sosok yang penyayang keluarga.

Dijelaskan, almarhum Wahyu meninggalkan istri yang tengah mengandung dan seorang anak bernama Keinaraya Areta wibi (3). Mereka tinggal di Desa Geneng Palar, Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Baca juga: Isak Tangis Pemakaman Jenazah Korban Lion Air JT 610 Wahyu Susilo

Dianita berujar, Wahyu sering pergi-pulang dari Jakarta ke Bangka Belitung untuk bertugas. Pria itu bekerja di PT Kencana Agri Jakarta, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit.

"Beliau hendak terbang menuju Pangkal Pinang untuk menjalankan tugasnya sebagai tenaga survei lapangan. Memang beliau sering bolak-balik Jakarta menuju Bangka Belitung karena memang pekerjaannya seperti itu. Kadang juga ke daerah lain,” ungkap Dianita, Minggu (4/11/2018).

Tidak ada perasaan apapun yang dirasakan keluarga, termasuk dirinya, sebelum kecelakaan yang merenggut nyawa Wahyu Susilo itu. Bahkan, Wahyu sempat memberi kabar bahwa ia hendak berangkat ke Pangkal Pinang pada Kamis (25/11/2018) malam, atau 4 hari sebelum kecelakaan.

Diketahui, kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang terjadi pada Senin (29/10/2018). Pesawat yang ditumpangi 189 penumpang dan kru itu jatuh di lepas pantai Karawang, Jawa Barat.

Baca juga: Korban Lion Air JT 610 Wahyu Susilo Akan Dimakamkan di Temanggung

Hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan evakuasi terhadap korban dan serpihan-serpihan pesawat. Data sementara per Minggu (4/11/2018) total ada 14 jenazah yang berhasil diidentifikasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.