Barak Pengungsi Segera Dibangun di Palu, Sigi dan Donggala

Kompas.com - 08/10/2018, 18:30 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola saat keluar dari kantor pusat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (28/11/2016). Fachri FachrudinGubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola saat keluar dari kantor pusat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (28/11/2016).

KOMPAS.com - Pemerintah akan segera membangun barak pengungsi atau hunian sementara bagi korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Sigi dan Donggala.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan bahwa saat ini, pemerintah tengah menentukan lokasi yang tepat.

"Sementara kami cek lokasinya, Palu mau dibangun di mana, Sigi dan Donggala dibangun di mana. Nanti kami lihat lokasinya," kata Longki di Palu, Senin (8/10/2018).

Dia mengatakan, pembangunan barak pengungsi itu dilakukan agar pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian karena kehilangan tempat tinggalnya dapat segera dipindahkan ke barak pengungsian.

Baca juga: Cerita Para Pendekar Listrik yang Bekerja Siang Malam Pulihkan Jaringan di Palu

Langkah itu dilakukan untuk mempercepat penanganan pengungsi pascagempa sehingga tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda-tenda pengungsian.

"Kami buat hunian sementara dulu. Setelah itu, baru melangkah ke pembangunan rumah pengganti. Itu mungkin satu tipe dan dibuatkan ketentuannya," kata Longki.

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Provinsi Sulawesi Tengah Bunga Elim Somba menjelaskan, pada Senin ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melakukan survei lokasi yang layak untuk pembangunan barak pengungsi tersebut.

"Untuk korban Petobo kemungkinan dibangun di Ngata Baru (di atas Petobo), sementara di Balaroa kemungkinannya di Gawalise, Kelurahan Duyu," katanya.

Baca juga: Detik-detik Arif Selamat dari Hotel Roa Roa yang Ambruk, Suasana Gelap dan Suara Minta Tolong

Petobo dan Balaroa adalah dua kelurahan dengan dampak terparah pasca-gempa bermagnitudo 7,4 pada Jumat (28/9/2018) petang. Kawasan ini mengalami tanah terangkat ke permukaan disertai lumpur (likuefaksi). Selain di dua tempat itu, likuefaksi juga terjadi di Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebutkan, di Balaroa ditemukan 82 korban tewas dan di Petobo 104 orang.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.