Polda Sulsel Kirim Anjing Pelacak Cari Jenazah Korban Gempa

Kompas.com - 29/09/2018, 12:59 WIB
Seorang polisi pawang bersama anjing pelacak binaannya di Mako Unit K9 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (3/5/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaSeorang polisi pawang bersama anjing pelacak binaannya di Mako Unit K9 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (3/5/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Pasca gempabumi dan tsunami yang berpusat di Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengirimkan bantuan berupa 2 ekor anjing pelacak (K9) untuk mencari para korban.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani dalam keterangan persnya, Sabtu (29/9/2018) mengatakan, 2 ekor anjing pelacak tersebut milik Direktorat Sabhara Polda Sulsel berjenis Ras Pointer dan Belgian Malinois.

Anjing pelacak ini dikirim untuk mengendus korban-korban gempabumi dan tsunami di Sulteng.

“Selain 2 ekor anjing pelacak berkemampuan SAR, 5 orang anggota Dit Sabhara yang merupakan pawang K9 itu juga dikirim ke Sulteng. Bantuan ini sudah diberangkatkan sejak tadi pagi,” katanya.

Baca juga: Kemenhub: Akses Jalan Darat Menuju Palu Rusak Parah

Sementara itu, Humas Basarnas Makassar Hamsidar mengungkapkan, sebanyak 10 personil SAR telah diberangkatkan ke Sulteng sejak Jumat (28/8/2018) malam.

Pengiriman awal 10 orang personil bantuan SAR menuju ke Sulteng dengan melalui jalur darat.

“Sebanyak 10 personil Basarnas Makassar ini menggunakan truk ke Sulteng dengan membawa peralatan SAR. Soalnya bandara Palu ditutup dan tidak ada penerbangan ke sana. Untuk pengiriman bantuan lanjutan, kami menunggu perintah selanjutnya. Apakah kapal laut milik Basarnas Makassar, akan dikerahkan jika dibutuhkan disana,” tandasnya.

Selain Polri dan Basarnas mengirimkan bantuan kemanusiaan di Sulteng, TNI dari Angkatan Darat, Udara, dan Laut yang bermarkas di Kota Makassar juga mengirimkan personilnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X