Bupati Kendal Akan Pecat Oknum ASN Yang Jadi Calo CPNS

Kompas.com - 20/09/2018, 18:24 WIB
Bupati Kendal, Mirna Anissa. Kompas.com/Slamet Priyatin Kompas.Com/Slamet PriyatinBupati Kendal, Mirna Anissa. Kompas.com/Slamet Priyatin

KENDAL, KOMPAS.com- Bupati Kendal, Jawa Tengah, Mirna Anissa mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur dengan janji seseorang yang mengaku bisa menolong meloloskan seseorang menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS). Apalagi dengan meminta biaya.

Sebab, pada penerimaan CPNS tahun ini, pendaftaran dan tesnya menggunakan komputer. Jadi, yang menangani pemerintah pusat.

“Jangan percaya dengan janji-janji itu,” kata Mirna, Kamis (20/09/2018).


Mirna menegaskan akan meminta kepada polisi supaya menghukum berat masyarakat yang diketahui menipu terkait penerimaan CPNS. Apabila penipu itu diketahui oknum PNS, Mirna akan memecatnya.

“Laporkan ke saya bila ada oknum PNS yang melakukan penipuan CPNS,” tegasnya.

Mirna mengatakan, pendaftaran CPNS belum dibuka. Pada tanggal 19 September, pemerintah baru mengumumkan formasi.

Baca juga: Demo Tolak Penerimaan CPNS 2018, Sejumlah Tenaga Honorer Pingsan

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan, paling cepat pendaftaran CPNS dimungkinkan tanggal 27 September 2018.

Proses atau mekanisme pengumuman pendaftaran menggunakan satu portal web milik BKN. Ada tiga tahap dalam seleksi CPNS yang menggunakan komputer. Tahap pertama, seleksi administrasi, kemudian seleksi kompetensi dasar dan terakhir kompetensi bidang.

“Pada tahap tes kedua, diambil tiga besar dan kembali ikut tes tahap terakhir,” kata ujarnya.

Peserta yang diterima menjadi CPNS, adalah mereka yang mempunyai skor tertinggi. Kabupaten Kendal tahun ini akan menerima 355 CPNS. Tujuh diantaranya merupakan formasi khusus K2.

“Tidak ada permainan di penerimaan CPNS. Seperti kata bupati, jangan percaya pada orang yang berjanji bisa memasukkan CPNS,” jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Karawang Mengalokasikan hingga 20 Persen Beasiswa untuk Santri

Pemkab Karawang Mengalokasikan hingga 20 Persen Beasiswa untuk Santri

Regional
Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Regional
Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Regional
Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X