Gebrakan Bupati Sikka: Tes Darah HIV/AIDS Jadi Syarat Masuk Bekerja

Kompas.com - 20/09/2018, 07:24 WIB
Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Hotel Naka Kupang, Rabu (19/9/2018)KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Hotel Naka Kupang, Rabu (19/9/2018)

KUPANG, KOMPAS.com - Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Fransiskus Roberto Diogo, memastikan akan memeriksa darah semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah itu, untuk mengungkap penyakit mematikan HIV Aids.

"Nanti setelah selesai dilantik oleh Gubernur NTT, Kamis (20/9/2018), kita langsung bikin program 100 hari yakni periksa darah semua ASN di Sikka,"tegas Roberto, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Hotel Naka, Kota Kupang, Rabu (19/8/2018).

Tes darah itu lanjut Roberto, dilakukan agar diketahui dan langsung ditangani dengan diberi pengobatan.

Baca juga: Bupati Sikka Ingin Seperti Jokowi, Risma dan Ridwan Kamil

Pemeriksaan darah itu sebut Roberto, merupakan langkah awal yang cerdas, karena HIV Aids adalah penyakit yang sangat berbahaya.

"Saya pernah tiga tahun jadi camat dan tiga bulan pertama langsung kita periksa ibu-ibu. Dari hasil pemeriksaan itu, kita berhasil temukan ada warga yang terinveksi HIV/AIDS, sehingga kita kemudian lakukan pembinaan dan pendampingan,"imbuhnya.

Tes darah itu lanjut Roberto, bahkan menjadi syarat untuk tenaga kerja yang akan bekerja di Kabupaten Sikka.

"Bukan berarti, kalau calon tenaga kerja kena HIV/AIDS lantas tidak dipekerjakan. Tidak, ini dilakukan supaya kita bisa melindunginya dengan memberi obat agar bisa bekerja dengan baik," kata Roberto.

Roberto berharap, dengan adanya pemeriksaan darah itu, jumlah penderita HIV di wilayahnya bisa diketahui dengan pasti dan segera dicarikan langkah cerdas untuk penanganannya.


Terkini Lainnya

KPU Usul Tamu Undangan Bisa Bertanya ke Peserta Debat

KPU Usul Tamu Undangan Bisa Bertanya ke Peserta Debat

Nasional
Demokrat Copot Ferrial Sofyan dari Wakil Ketua DPRD DKI untuk Penyegaran

Demokrat Copot Ferrial Sofyan dari Wakil Ketua DPRD DKI untuk Penyegaran

Megapolitan
Cek Fakta Dinilai Positif, Peretasan 'Cekfakta.com' Menuai Kecaman

Cek Fakta Dinilai Positif, Peretasan "Cekfakta.com" Menuai Kecaman

Nasional
4 Prodi UI Raih Penilaian Standar Mutu ASEAN University Network

4 Prodi UI Raih Penilaian Standar Mutu ASEAN University Network

Edukasi
Beri Pesan Khusus, Pimpinan KPK Ajak Khofifah-Emil dan Syamsuar-Edy ke Rutan

Beri Pesan Khusus, Pimpinan KPK Ajak Khofifah-Emil dan Syamsuar-Edy ke Rutan

Nasional
Sarana Jaya Akan Groundbreaking Rusunami Cilangkap pada Mei atau Juni

Sarana Jaya Akan Groundbreaking Rusunami Cilangkap pada Mei atau Juni

Megapolitan
Kisah Imam, Sopir Taksi 'Online' yang Bantu Lahirkan Bayi di Dalam Mobil (2)

Kisah Imam, Sopir Taksi "Online" yang Bantu Lahirkan Bayi di Dalam Mobil (2)

Regional
Pak Sarono, Biayai 75 Yatim-Piatu dengan Memecah Batu

Pak Sarono, Biayai 75 Yatim-Piatu dengan Memecah Batu

Megapolitan
Ma'ruf Amin Bilang Pihaknya Didukung '10 Partai Plus'

Ma'ruf Amin Bilang Pihaknya Didukung "10 Partai Plus"

Nasional
Polisi Sebut Bidan di Ogan Ilir Diperkosa 5 Pelaku

Polisi Sebut Bidan di Ogan Ilir Diperkosa 5 Pelaku

Regional
Ke Jakarta, Bupati Indah Hadiri Penandatanganan Serah Terima Berita Acara Aset Hibah

Ke Jakarta, Bupati Indah Hadiri Penandatanganan Serah Terima Berita Acara Aset Hibah

Regional
Pemprov DKI Akan Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang Belum Punya Rumah

Pemprov DKI Akan Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang Belum Punya Rumah

Megapolitan
Kewarganegaraan Inggrisnya Bakal Dicabut, Shamima Terkejut dan Kecewa

Kewarganegaraan Inggrisnya Bakal Dicabut, Shamima Terkejut dan Kecewa

Internasional
Antisipasi Ladang Ganja di Karawang, Polisi Sisir Hutan Kutamaneuh

Antisipasi Ladang Ganja di Karawang, Polisi Sisir Hutan Kutamaneuh

Regional
Sepasang Warganya Ditangkap di AS Usai Bertengkar, Konsulat China Buat Edaran

Sepasang Warganya Ditangkap di AS Usai Bertengkar, Konsulat China Buat Edaran

Internasional

Close Ads X