90 Persen Titik Api di Lereng Gunung Slamet Berhasil Dipadamkan

Kompas.com - 19/09/2018, 17:17 WIB
Api membakar kawasan Pos 4 Nyamplung jalur pendakian Gunung Slamet via Penakir, Kecamatan Pulosari, Pemalang dengan ketinggian sekitar 2.400-2.600 mdpl, Rabu (19/9/218). Dok SAR PerwiraApi membakar kawasan Pos 4 Nyamplung jalur pendakian Gunung Slamet via Penakir, Kecamatan Pulosari, Pemalang dengan ketinggian sekitar 2.400-2.600 mdpl, Rabu (19/9/218).

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Belasan titik api yang membakar kawasan lereng Gunung Slamet petak 44 Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat berhasil dipadamkan.

Titik-titik api tersebut tersebar pada koordinat 07° 13'32'' LS dan 109° 13'39'' BT.

Para relawan memokuskan pemadaman di sekitar pos 4 jalur pendakian Penakir, Kecamatan Pulosari, Pemalang dengan ketinggian sekitar 2400-2600 mdpl.

“Dari informasi relawan, saat ini 90 persen titik api yang membakar kawasan Pos 4 Penakir sudah padam, jadi tinggal yang kecil-kecil saja,” kata Pengelola Pos Pendakian Gunung Slamet jalur Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Slamet Ardiyansah, Rabu (19/9/2018).


Baca juga: Titik Api di Lereng Gunung Slamet Belum Bisa Dipadamkan

Hingga pukul 15.00 WIB, sekitar 50 relawan dari pecinta alam, Perhutani, PMI, hingga TNI wilayah Purwokerto-Purbalingga bergerak turun.

Selain telah membuat sekat api, para relawan juga memutuskan turun karena terkendala kabut tebal.

“Belum ada informasi pasti terkait luasan yang terdampak, namun dengan melihat sebaran asap saya memperkirakan hutan yang terbakar dapat mencapai lima hektar,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, satu titik api muncul di kawasan hutan dekat jalur pendakian Gunung Slamet via Penakir, Kecamatan Pulosari, Pemalang.

Titik api mulai terlihat di lereng gunung terbesar di Pulau Jawa tersebut pada Selasa (18/9/2018) pukul 09.00 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X