Dijanjikan Kerja Pelayan Kafe, 2 Remaja Aceh Dijadikan PSK di Malaysia

Kompas.com - 07/09/2018, 17:20 WIB
Polisi memperlihatkan tersangka perdagangan orang di Mapolres Lhokseumawe, Jumat (7/9/2018)KOMPAS.com/Masriadi Sambo Polisi memperlihatkan tersangka perdagangan orang di Mapolres Lhokseumawe, Jumat (7/9/2018)

ACEH UTARA, KOMPAS.comDua wanita asal Aceh berinisial NW (24) dan DY (20) dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di Malaysia. Kasus itu terungkap setelah keduanya melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Lhokseumawe.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, Iptu Riski Andrian, dalam konferensi pers, Jumat (7/9/2018) menyebutkan, setelah menerima laporan dua remaja itu, polisi langsung memburu tersangka berinisial FA (29).

“FA sudah kita tahan. Kasus ini berawal sepuluh bulan lalu saat tersangka membujuk kedua remaja itu untuk bekerja di Malaysia. Mereka dijanjikan akan bekerja sebagai pelayan di sebuah kafe,” sebut Iptu Riski.

Dia menjelaskan, kedua korban dijanjikan gaji Rp 600.000 hingga Rp 800.000 per bulan. Bahkan, tersangka juga menyakinkan orangtua korban bahwa putri-putri mereka bisa memperbaiki kehidupan keluarga setiba di Malaysia.

“Tersangka juga yang membuat paspor kedua korban. Sumber uang untuk buat paspor ini pemilik kafe di Malaysia,” terangnya.

Baca juga: Kisah TKW Bebas dari Hukuman Mati: Dikurung 21 Hari, Sumiati Dituduh Santet Anak Majikan

Tersangka lalu membawa kedua korban ke Batam, Kepualuan Riau. Di pulau tersebut, tersangka menyerahkan keduanya pada seorang pria untuk diseberangkan ke Malaysia. Sedangkan tersangka kembali ke Lhokseumawe.

“Setiba di Malaysia, korban ternyata dijadikan PSK. Korban berhasil kabur dan pulang ke Aceh lalu melapor ke polisi, dan tersangkanya sudah kita tangkap,” pungkas Riski.

Baca juga: Kepulangan Korban Perdagangan Manusia di Malaysia Terkendala Birokrasi

Kompas TV Penggeledahan dilakukan setelah petugas melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka, yang bertugas sebagai sponsor dan penampung.



Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X