Kompas.com - 05/09/2018, 08:42 WIB
Gubernur terpilih Jawa Tengah Ganjar Pranowo terlihat asyik menonton lomba maraton di Pintu I Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (25/8/2018). Ditemani istrinya, Siti Atiqoh dan anaknya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, ketiganya kompak datang menggunakan setelan pakaian lari. KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAGubernur terpilih Jawa Tengah Ganjar Pranowo terlihat asyik menonton lomba maraton di Pintu I Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (25/8/2018). Ditemani istrinya, Siti Atiqoh dan anaknya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, ketiganya kompak datang menggunakan setelan pakaian lari.

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 17 atlet asal Jawa Tengah mendapat 25 medali saat mengikuti Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Seusai mendapat medali, para atlet yang telah tampil mewakili Indonesia dilarang mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, yang akan digelar bulan Oktober mendatang.

"Yang sudah juara nasional kalau bisa jangan ikut lagi. Biarkan yang muda agar bersemangat. Para atlet hadir boleh di eksebisi, tapi jangan ikut lomba," pinta Gubernur Jateng terpilih Ganjar Pranowo, seusai menjamu atlet Jawa Tengah, Selasa (4/9/2018).

Pekan olahraga Provinsi (PorProv) Jateng digelar pada 18-25 Oktober 2018 di Kota Surakarta. Pemenang di Porprov akan diprioritaskan masuk skuat kontingen Jateng pada Pekan Olahraga Nasional 2019 di Papua.

Baca juga: Bupati Grobogan Serahkan Bonus Rp 100 Juta kepada Ayu Si Gadis Spiderman

Sementara atlet asal Jawa Tengah yang ikut serta di Asian Games sebanyak 58 orang. Dari jumlah itu, 17 atlet diantaranya meraih medali, rinciannya 5 medali emas, 6 perak dan 14 perunggu.

Sejumlah medali disumbang cabang olahraga seperti balap sepeda gunung, panjat tebing, wushu, soft tenis, bridge, dan bulu tangkis.

Ganjar menambahkan, seusai Asian Games, Pemprov Jateng akan membuat sistem informasi olahraga. Ia ingin pembinaan olahraga tersistem dengan baik sehingga dapat meraih prestasi yang ditargetkan.

"Saya mau Dinpora buat sistem informasi olahraga, yang kurang apa fasilitas, SDM, metode, pelatih atau duitnya. Kalau peta didapat, maka porprov dibawa ke PON dan dibawa ke event internasional," ujarnya.

Baca juga: Mengenal Sosok Tiara Andini Prastika, Pencetak Rekor Cabor Downhill

Setelah diatur, pihaknya juga akan mengajak kalangan swasta, para pebisnis untuk ikut serta dalam pembinaan para atlet. Dengan pembinaan yang tepat, atlet asal satu daerah tidak mudah dibajak dari daerah lain.

"Saya minta pemegang kebijakan di dunia olahraga, yuk atur denga' baik syarat pindah. Kalau di daerah tidak dibina boleh pindah. Tapi kalau sudah dibina, jangan pindah agar ada kebanggaan terhadap wilayahnya," ucapnya.

Pemprov Jateng yakin para atlet berprestasi tidak akan pindah ke daerah lain atau luar negeri, asal mereka dibina dengan baik.

Kompas TV Prabowo Subianto menilai Indonesia sukses sebagai tuan rumah Asian Games 2018 sekaligus sukses dalam hal prestasi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.