Menteri Susi Ajak Mahasiswa Hadap Laut pada 19 Agustus, Ada Apa? - Kompas.com

Menteri Susi Ajak Mahasiswa Hadap Laut pada 19 Agustus, Ada Apa?

Kompas.com - 14/08/2018, 22:44 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiasuti saat mengisi kuliah umum dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya, Kota Malang, Selasa (14/8/2018)KOMPAS.com/Andi Hartik Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiasuti saat mengisi kuliah umum dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya, Kota Malang, Selasa (14/8/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti mengajak seluruh mahasiswa untuk turut serta dalam aksi bersih-bersih pantai serentak bersama dengan Pandu Laut Nusantara pada Minggu, 19 Agustus 2018 nanti.

Ajakan itu disampaikan Susi usai memberikan kuliah umum dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya, Kota Malang, Selasa (14/8/2018).

"Saya minta dukungan semua mahasiswa, dosen untuk kegiatan ini, menghadap ke laut jam 3 sore. Kita pandu laut sudah memiliki 73 titik untuk membersihkan laut kita," katanya.

Baca juga: Menteri Susi: Stok Ikan Indonesia Naik Jadi 12,5 Juta Ton

Menurutnya, 73 titik itu tersebar di seluruh Indonesia. Sementara itu, aksi itu untuk memeringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 yang jatuh pada Jumat, 17 Agustus 2018.

Selain itu, aksi tersebut juga sebagai upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengurangi 70 persen sampah di lautan pada 2025 mendatang.

Sejumlah public figur dijadwalkan andil dalam aksi itu. Seperti Kaka Slank yang dijadwalkan akan memungut sampah di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Ibu akan lakukan di Bitung," kata Susi.

Baca juga: Menteri Susi: Tidak Boleh Lagi Laut Dikuasai 12 Perusahaan

Yuni Sara bersama 200 komunitas pecinta laut juga dijadwalkan ikut dalam aksi tersebut.

"Benar ya. Kalau tidak, tidak bisa jadi poros maritim ini," kata Susi memastikan.

Dikatakannya, jika tidak ada laut, mahasiswa bisa melakukannya di sungai atau danau terdekat.

Rektor Universitas Brawijaya Nuhfil Hanani mengatakan, pihaknya masih akan mengkordinasikan ajakan Menteri Susi itu.

"Saya harus koordinasi dulu ini," katanya.


Komentar
Close Ads X