Sumanto Si Kanibal Ikut Lomba Makan Kerupuk: Lebih Enak daripada Cicak

Kompas.com - 14/08/2018, 12:04 WIB
Sumanto (48) saat mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangka menyambut HUT Ke-73 RI di lapangan Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (12/8/2018). Nama Sumanto dikenal luas lantaran kasus kanibalisme yang dilakukannya saat mencuri dan menyantap mayat Mbah Rinah pada tahun 2003 silam. KOMPAS.com/M IQBAL FAHMISumanto (48) saat mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangka menyambut HUT Ke-73 RI di lapangan Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (12/8/2018). Nama Sumanto dikenal luas lantaran kasus kanibalisme yang dilakukannya saat mencuri dan menyantap mayat Mbah Rinah pada tahun 2003 silam.

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Masih ingatkah Anda dengan Sumanto? Manusia pemakan daging manusia atau kanibal yang pernah membuat geger dunia karena memakan daging manusia pada awal tahun 2003, kini menjalani hari-hari di Pondok Rehabilitasi Jiwa An-Nur, Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah.

Di bawah asuhan KH Supono Mustajab, Sumanto menjelma menjadi sosok yang tidak lagi ditakuti.

Masyarakat sekitar pondok sudah dapat menerima Sumanto di lingkungan mereka. Bahkan, untuk memeriahkan HUT ke-73 RI, sang manusia kanibal turut berpartisipasi dalam berbagai perlombaan.

Riuh tepuk tangan warga yang memadati lapangan Desa Bungkanel semakin membakar semangat Sumanto untuk memenangkan lomba. Dengan tangan terikat, pria berusia 48 tahun itu tampak lahap menyantap kerupuk yang digantung setinggi kepalanya.

“Lebih enak kerupuk daripada cicak,” kata pria lajang berusia 48 tahun itu berkelakar.

Selain memakan kerupuk, berbagai lomba lainnya juga digelar oleh panitia, seperti joget balon, memasukkan pensil ke botol dan lomba adu panco.

Baca juga: Rumah Milik Sumanto Si Pemakan Mayat Direnovasi Total

Selain menang lomba makan kerupuk, Sumanto juga memenangi lomba panco. Bahkan, dia berhasil menumbangkan dua lawan sekaligus.

“Ya, karena saya sering macul (mencangkul), jadi kuat,” ujar Sumanto saat ditanya rahasia kekuatannya.

Perlombaan yang diikuti oleh 20 warga panti itu berlangsung semarak. Peserta juga terlhat antusias dan sangat menikmati.

Panitia mengelompokkan puluhan orang yang rata-rata mengidap gangguan kejiwaan dan narkotika.

Baca juga: Status Waspada, Gunung Merapi Ditutup untuk Pendakian HUT RI

Pengelola panti rehabilitasi, KH Supono Mustajab mengatakan, selain untuk menyemarakkan HUT ke-73 RI, perlombaan ini juga digunakan sebagai ajang melatih mental warga panti. Hal ini tercermin dari kerja tim di beberapa nomor lomba, seperti lomba joget balon dan memasukkan pensil ke botol secara berkelompok.

“Meskipun lombanya sederhana, tapi bisa juga untuk melatih mental pasien, bagian dari terapi,” terangnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X