Ridwan Kamil Galang Donasi Rp 1,3 Miliar untuk Lombok dalam 3 Hari - Kompas.com

Ridwan Kamil Galang Donasi Rp 1,3 Miliar untuk Lombok dalam 3 Hari

Kompas.com - 12/08/2018, 17:33 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Minggu (12/8/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Minggu (12/8/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menggagas aksi galang dana untuk korban gempa di Lombok, NTB.

Penggalangan dana itu dilakukan melalui platform daring Kitabisa.com dimulai sekitar sepekan lalu dengan target Rp 1 miliar selama 30 hari. Namun, target itu sudah terpenuhi hanya dalam waktu tiga hari.

"Target Rp 1 miliar itu sebetulnya 30 hari, ternyata baru tiga hari sudah Rp 1,3 miliar kemarin. Jadi ini menunjukkan kemanusiaan netizen, warga Bandung, warga Jabar luar biasa, bertemu dengan cara menyumbang yang transparan via Kitabisa.com," ungkap Ridwan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Minggu (12/8/2018).

Lantaran target sudah terpenuhi, pria yang akrab disapa Emil itu akan menyerahkan langsung donasi masyarakat kepada Gubernur NTB Tuan Guru Bajang dan tim relawan Bandung yang sudah diterjunkan ke Lombok.

"Saya lagi cari waktu antara Selasa atau Kamis saya sendiri akan ke Lombok untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Saya serahkan sebagian ke Pak TGB, sebagian kepada tim yang sudah bergerak," ucapnya.

"Ini tidak seberapa dengan kerugian moril dan materil warga kita di Lombok, dengan solidaritas rasa cinta mudah-mudahan mereka lekas normal lagi hidupnya. Dan, bantuan kita yang tak seberapa ini mengurangi beban penderitaan warga Lombok," tambahnya.

Baca juga: 553 Sekolah Rusak akibat Gempa Lombok, Siswa Belajar di Tenda

Emil mengaku terharu dengan tingginya nilai solidaritas para donatur. Sebab, banyak donatur yang menyisihkan uangnya di tengah keterbatasan. Cerita dan harapan para donatur itu ia sempat unggah lewat akun Instagram pribadinya.

"Selalu kita melihat sisi kemanusiaan itu lain-lain yang tidak tampak. Bahwa ada anak SD yang punya uang Rp 10.000 dia sisihkan, ibunya gak tahu dan terharu. Ada yang buka celengan, minta didoakan mau lahiran. Alasan mah boleh saja, tapi itulah kemanusiaan kita," kata Emil.

"Dan, itu tak akan terjadi tanpa digital revolusi yang kita alami. Itulah contoh media sosial kalau digunakan positif, contohnya di media sosial saya dengan menggalang dana, dengan luar biasa, percaya dan transparan," jelasnya.

Baca juga: BNPB Imbau Tidak Donasi Susu Formula bagi Bayi dan Anak Korban Gempa Lombok

Kompas TV Air bersih menjadi kebutuhan utama para pengungsi korban gempa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.


Terkini Lainnya

Close Ads X