Bawa Senjata AK-47, Seorang ASN Mengaku Beli di Timor Leste

Kompas.com - 11/08/2018, 13:51 WIB
Senapan AK-47 Thinkstockphotos.comSenapan AK-47

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT, mengamankan seorang aparatur sipil negara ( ASN) berinisial JAB dan seorang warga Kota Kupang, lainnya yang berinisial JHM, karena menyimpan sejumlah senjata api laras panjang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Yudi Sinlaeloe mengatakan, hasil interogasi sementara, kedua pelaku mengaku membeli senjata dari Timor Leste.

"Kepemilikan senjata api tersebut, keduanya mengakui mendapatkan pucuk senjata api dengan cara membeli dari masyarakat Timor Leste, dan penggunaannya hanya khusus untuk berburu binatang," sebut Yudi di Kupang, Sabtu (11/8/2018).

Namun pengakuan itu lanjut Yudi, belum langsung dipercayai oleh pihaknya, sehingga masih melakukan pengembangan terhadap kepemilikan senjata serta tujuannya yang melakukan transaksi jual beli senjata. "Terutama terhadap seorang ASN tersebut,"sebut Yudi.


Baca juga: Bawa Senjata AK-47 di Jalan Raya, Seorang ASN Dibekuk Polisi

Selain itu lanjut Yudi, dia juga meragukan pengakuan dari para tersangka bahwa senjata api itu hanya untuk kepentingan berburu.

Pasalnya jenis senjata api tersebut bukan untuk berburu. Kedua pelaku juga bukan anggota Perbakin.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan dan ditahan, serta diproses sesuai undang-undang yang berlaku," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, aparat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), membekuk seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Kantor Kesbangpol NTT berinisial JAB.

Pria berusia 42 tahun itu ditangkap karena membawa senjata api laras panjang jenis AK-47.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, saat ditangkap, JAB sedang membawa senjata tersebut dan dibonceng oleh seorang pria berinisial MR.

JAB dan MR ini sama-sama berasal dari Kelurahan Air Nona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang," ucap Jules kepada Kompas.com, Kamis (2/8/2018).

Kejadian itu, lanjut Jules, bermula pada pukul 01.00 Wita dinihari tadi. Polisi mendapat informasi dari warga yang melihat JAB membawa sejata api laras panjang dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario.

Setelah menerima informasi itu, anggota kepolisian bergerak mengecek langsung informasi itu.

Beberapa saat melakukan pengejaran, polisi akhirnya menangkap pelaku, tepatnya di dekat Kolam Air Nona Kecamatan Kota Raja," tutur Jules.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Regional
Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X