Belasan Sopir Angkot Lakukan "Sweeping" Angkutan Online di Bengkulu

Kompas.com - 10/08/2018, 18:08 WIB
Ilustrasi taksi online Ilustrasi taksi online

BENGKULU, KOMPAS.com - Belasan sopir angkot konvensional di Bengkulu melakukan aksi "sweeping" terhadap puluhan taksi dan ojek online di Kota Bengkulu, Jumat (10/8/2018).

Aksi tersebut dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB. Belasan sopir menghentikan taksi dan ojek online di sejumlah wilayah dalam Kota Bengkulu seperti di Simpang Lima, Simpang Sawah Lebar, dan Lingkar Barat.

" Sopir angkot menghentikan mobil online dan motor. Bahkan pengojek online jaketnya dilepas;" kata Umar, saksi mata di Simpang Lima.

Sempat terjadi ketegangan antara sopir angkot dan taksi online. Polisi pun bergerak cepat mengamankan situasi.

Sementara sekitar pukul 09.00 WIB, Serikat Sopir Indonesia (SSI) Kota Bengkulu melakukan pertemuan dengan DPRD Kota Bengkulu. SSI menolak Grab lantaran tak berizin dan mengurangi pendapatan sopir angkot.

Baca juga: Organda Desak Pemerintah Tindak Angkutan Online yang Tak Sesuai Aturan

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Budi Djatmiko membenarkan, SSI meminta Grab ditutup, dan ojek online harus menaati Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

“Sejauh ini Grab memang belum ada izin di Kota Bengkulu, Grab harus izin kalau mau beroperasi," sebut Budi.

Sementara itu, perwakilan dari SSI Kota Bengkulu, Endang menekankan Grab tidak beroperasi di Kota Bengkulu.

Baca juga: Dulu Dapat Rp 100.000 Sehari, Ada Angkutan Online Jadi Rp 40.000

Sementara itu pengemudi online, Anggar meminta pemerintah daerah cepat mencari jalan keluar atas persoalan ini.

"Banyak pengemudi online beli mobil kredit dengan membayar dari hasil mengemudi online, kasihan kalau dibiarkan seperti ini," kata Anggar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulsel Tangkap DPO Kasus Pembunuhan Babinsa di Tambora

Polda Sulsel Tangkap DPO Kasus Pembunuhan Babinsa di Tambora

Regional
Di Pedalaman Pegunungan Bintang Papua, Beras 10 Kilogram Dijual Rp 2 Juta dan Mi Instan Ditukar Emas

Di Pedalaman Pegunungan Bintang Papua, Beras 10 Kilogram Dijual Rp 2 Juta dan Mi Instan Ditukar Emas

Regional
100 Pedagang Positif Corona, Pemkot Jayapura Tetap Buka Pasar Youtefa

100 Pedagang Positif Corona, Pemkot Jayapura Tetap Buka Pasar Youtefa

Regional
Pengakuan Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kebun Karet: Ayah Dia Utang Narkoba

Pengakuan Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kebun Karet: Ayah Dia Utang Narkoba

Regional
Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Regional
KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

Regional
Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Regional
Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Regional
91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

Regional
Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Regional
Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Regional
Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Regional
Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Regional
Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X