Organda Desak Pemerintah Tindak Angkutan Online yang Tak Sesuai Aturan

Kompas.com - 08/05/2018, 16:46 WIB
Angkot di kawasan Cihampelas Bandung tetap beroperasi, Selasa (8/7/2018). KOMPAS.com/ DENDI RAMDHANIAngkot di kawasan Cihampelas Bandung tetap beroperasi, Selasa (8/7/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bandung dan Jawa Barat sepakat untuk menyalurkan aspirasinya dengan cara berdialog bersama pemangku kebijakan. 

Mereka menuntut hal yang sama, yakni penerapan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Organda juga meminta pemerintah menindak tegas angkutan umum berbasis online yang tidak sesuai dengan Permenhub tersebut. 

"Angkutan yang tidak berizin di Kota Bandung contohnya angkutan online yang tidak berizin untuk dibenahi dan minta ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku," ujar Ketua Organda Kota Bandung Neneng Djuraidah, Selasa (8/5/2018).

Baca juga : Hari Ini, 1.500 Sopir Angkot Demo di Kantor Gubernur Jawa Barat

Nantinya, penindakan angkutan berbasis online yang tidak sesuai dengan Permenhub tersebut akan diajukan kepada Kepolisian.

"Jadi tidak ada alasan, kita menjaga kota Bandung saja supaya kondusif. Aspirasi saja diajukan dan diakomodir Kadishub Jabar, diwakili Kasat Intel Polrestabes Bandung," tuturnya.

"Kita ajukan ke Kadirlantas untuk menindaklanjuti taksi yang memang tak berizin se-Jabar tersebut," tambahnya.

Ketua Organda Jabar Wil IV Dida Suprinda mengatakan hal serupa. Ia meminta angkutan umum berbasis online yang tidak berizin untuk ditindaklanjuti.

"Kalau menurut kami ikuti aturan yang ada peraturannya. Kalau berbicara sekarang mereka itu kategorinya kendaran-kendaraan preman, nah sedang kendaraan umum harus mengikuti aturan yang ada," jelasnya.

Baca juga : Dulu Dapat Rp 100.000 Sehari, Ada Angkutan Online Jadi Rp 40.000

Dalam peraturan tersebut, pemerintah harus menerapkan aturan yang ada, sesuai dalam Peraturan Gubernur. 

Pergub yang kini tengah digodok berisi angkutan umum online harus berbadan hukum, memiliki SIM umum, stiker khusus pada badan kendaraan, dan adanya pengujian kendaraan bermotor (KIR).

"itu penting sekali karena mereka ngangkut orang, kalau ngangkut orang, ya kategorinya umum," jelasnya.

"Harapan kami ke depan pemerintah harus saklek menegakkan PM 108 itu," tegasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona di Kalsel Mencapai Lebih dari 4.000 Kasus

Virus Corona di Kalsel Mencapai Lebih dari 4.000 Kasus

Regional
Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Masuk Zona Oranye, Wisata Kawah Ijen Resmi Dibuka Kembali

Regional
Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Curhat Tagihan Listrik Membengkak di Medsos, Ini Kata Bupati Probolinggo

Regional
Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Jenazah WNI Disimpan di Freezer Kapal China, Satu WNA Jadi Tersangka

Regional
Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Diperkosa Ayah Tiri, Bocah 12 Tahun Dinikahkan dengan Pria 44 Tahun, Ini Kisahnya...

Regional
Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Mesum di Tempat Suci, Pasangan Gay Ditangkap, Warga Gelar Upacara Pecaruan

Regional
Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Job Manggung Hilang karena Corona, Kariyono Temukan Rezeki Melimpah dari Gentong Bekas

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

[POPULER NUSANTARA] Viral, Video Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam | 37 Pasangan ABG Rayakan Ultah dengan Pesta Seks

Regional
25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

25 Tenaga Medis di RSUD Moewardi Solo Reaktif Berdasarkan Rapid Test

Regional
Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Mengeluh Tagihan Listrik Naik 275 Persen di Medsos, Bupati Probolinggo: Gila-gilaan

Regional
Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Cerita Angkatan 2020, Pilih Jualan Kaktus hingga Rawon Daripada Nonton Drakor

Regional
Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Sempat Dilerai Ayahnya, Pemuda Ini Nekat Bunuh Polisi dengan Senjata Tajam

Regional
Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Perwira Siswa Secapa AD Periksa Bisul dan Tulang Belakang, Rupanya Positif Covid-19, Terbongkar 1.280 Orang Terinfeksi Corona

Regional
Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Kepergok Warga Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Gay Ini Terancam 2 Tahun Penjara

Regional
Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Jumlah Santri Gontor Ponorogo yang Positif Corona Bertambah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X