4 Kapal Terbakar di Pati, Kerugian Capai Rp 22 Miliar - Kompas.com

4 Kapal Terbakar di Pati, Kerugian Capai Rp 22 Miliar

Kompas.com - 10/08/2018, 16:29 WIB
Empat unit kapal yang berlabuh di muara Sungai Silugonggo, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar, Kamis (9/8/2018) sore. 14 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api yang telah mengganas itu.Dokumen BPBD Pati Empat unit kapal yang berlabuh di muara Sungai Silugonggo, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar, Kamis (9/8/2018) sore. 14 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api yang telah mengganas itu.

PATI, KOMPAS.com - Sedikitnya empat unit kapal berukuran besar ludes terbakar dalam kebakaran yang terjadi di alur Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Pati, Kamis (9/8/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, kerugian akibat musibah kebakaran kapal itu diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

"Empat kapal besar ludes dan kapal lain dapat diselamatkan. Kerugian mencapai Rp 22 miliar," ujar Kepala Pelaksana BPBD Pati, Jawa Tengah, Sanusi, Jumat (10/8/2018).

Menurut Sanusi, api yang telah mengganas hingga meluluhlantakkan beberapa kapal yang bersandar itu baru padam sehari setelahnya, Jumat (10/8/2018) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Baca juga: Empat Kapal Terbakar di Pati, 14 unit Damkar Diterjunkan

Tercatat empat kapal yang terbakar yakni KM Dua Putra Perkasa 5, KM Dua Putra Perkasa 6, KM Dua Putra Utama, dan kapal cantrang.

"Empat kapal ludes terbakar. Tiga kapal KM Dua Putra Utama masih kosong atau belum ada mesinnya. Sementara satu kapal lagi yang terbakar yaitu jenis kapal cantrang milik orang Rembang," ungkapnya.

Seperti diketahui, empat unit kapal yang berlabuh di muara Sungai Silugonggo, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terbakar, Kamis (9/8/2018) sore. 14 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran hebat yang melanda empat unit kapal itu. Sementara itu belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. 

Baca juga: Ketika 2.000 Tahanan Bantu Padamkan Kebakaran Hutan di California

Warga sekitar, Basuki (43) mengatakan, warga mulai melihat kobaran api disertai asap tebal membumbung tinggi dari lokasi kejadian sekitar pukul 16.30 WIB.

Warga kemudian lari berhamburan menuju ke lokasi. Sebagian warga berupaya menginformasikan kebakaran itu kepada polisi.

"Api berkobar disertai asap tebal terlihat jelas di lokasi. Kami panik dan berteriak meminta pertolongan," kata Basuki.

Warga lain sekitar lokasi, Sudarto (36) menambahkan, selama ini memang jamak kapal yang bersandar di muara sungai tersebut.

Siang hari sebelum kebakaran, sambung dia, masih terlihat beberapa kapal bersandar yang berencana hendak melaut ke perairan Papua.

"Banyak kapal yang bersandar di lokasi kejadian. Mau beroperasi ke Papua kapal-kapal itu," ungkapnya.

Kapolres Pati, AKBP Uri Nartanti menyampaikan, ada empat kapal yang terbakar. Satu unit kapal kosong dan tiga kapal lain merupakan kapal purse seine.

"Angin kencang dan konstruksi kapal yang terbuat dari kayu memicu api terus membesar. Ditambah lagi ada bahan bakar kapal. Ini yang menyulitkan pemadaman. Yang jelas api sudah berhasil dicegah supaya tidak merembet ke kapal lain," ucapnya.

"Tidak ada korban jiwa dan kerugian masih belum diketahui. Penyebabnya masih didalami," sambungnya.



Close Ads X