Fakta Terbaru Gempa Lombok, Jumlah Korban Tewas Capai 259 Orang

Kompas.com - 09/08/2018, 20:02 WIB
Sepeda tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Gili Trawangan, Lombok Utara,  NTB, Kamis (9/8). Kondisi pulau wisata tersebut sepi pascagempa yang terjadi pada 5 Agustus lalu,  meski sejumlah WNA dan warga lokal masih bertahan di pulau itu. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/aww/18. ZABUR_KARURUSepeda tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Kamis (9/8). Kondisi pulau wisata tersebut sepi pascagempa yang terjadi pada 5 Agustus lalu, meski sejumlah WNA dan warga lokal masih bertahan di pulau itu. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/aww/18.

KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mencatat jumlah korban tewas akibat gempa bermagnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Barat dan Bali pada Minggu (5/8/2018) mencapai 259 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa jumlah itu adalah perkembangan terakhir hingga Kamis (9/8/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Putri Gubernur TGB Terluka Tertimpa Reruntuhan Posko akibat Gempa Lombok

 

1. Sebaran korban tewas

Sejumlah warga mengangkat puing-puing runtuhan akibat gempa susulan 6,2 SR di Cakranegara, Mataram, NTB, Kamis (9/8). Pada Kamis (9/8/2018) pukul 13:25:32 WITA, gempa susulan dengan magnitudo 6,2 SR kembali mengguncang Lombok yang berpusat di Lombok Utara pada kedalaman 12 km getaran dirasakan di wilayah Lombok Utara,Mataram dan Lombok Tengah. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww/18.AHMAD_SUBAIDI Sejumlah warga mengangkat puing-puing runtuhan akibat gempa susulan 6,2 SR di Cakranegara, Mataram, NTB, Kamis (9/8). Pada Kamis (9/8/2018) pukul 13:25:32 WITA, gempa susulan dengan magnitudo 6,2 SR kembali mengguncang Lombok yang berpusat di Lombok Utara pada kedalaman 12 km getaran dirasakan di wilayah Lombok Utara,Mataram dan Lombok Tengah. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww/18.

Korban tewas itu antara lain 212 orang di Kabupaten Lombok Utara, 26 orang di Lombok Barat, 11 di Lombok Timur, 6 di Kota Mataram, serta masing-masing 2 orang di Lombok Tengah dan di Kota Denpasar.

"Data ini masih akan terus bertambah mengingat Tim SAR masih menemukan korban di reruntuhan bangunan dan masih diidentifikasi, diduga korban masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang belum dievakuasi," demikian tertulis dalam keterangan resmi dari Sutopo.

"Dan adanya laporan dari aparat daerah yang mengatakan adanya korban meninggal di daerah sebelumnya dan sudah dimakamkan tetapi belum didata dan dilaporkan ke Posko sehingga data korban meninggal dunia akan bertambah," tambahnya.

Baca juga: 1 Ton Rendang Akan Dikirim untuk Korban Gempa di Lombok

 

2. 1.033 orang mengalami luka berat

Pasien korban gempa ditenda perawatan RSUD Kabupaten Lombok Utara di Tanjung, NTB, Selasa (7/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 105 dari sebelumnya 98 orang.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pasien korban gempa ditenda perawatan RSUD Kabupaten Lombok Utara di Tanjung, NTB, Selasa (7/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 105 dari sebelumnya 98 orang.

Sementara itu, sebanyak 1.033 korban yang mengalami luka berat masih dirawat inap di rumah sakit dan puskesmas.

Baca juga: Gempa Kembali Guncang Lombok, Getaran Terasa Sampai di Bali

 

3. Sebanyak 270.168 warga mengungsi

Pengungsi beristirahat dalam tenda darurat di lapangan Menggala, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (8/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 131 dari sebelumnya 105 orang.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pengungsi beristirahat dalam tenda darurat di lapangan Menggala, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (8/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 131 dari sebelumnya 105 orang.

Sebanyak 270.168 orang mengungsi di berbagai tempat. Jumlah pengungsi ini juga sementara karena belum semua pengungsi terdata baik.

Baca juga: Gempa Kembali Guncang Lombok, Tangis Wanita dan Anak-anak Terdengar dari Sana-sini

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Regional
Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Regional
Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X