Polda Sulsel Kembali Sita Rumah Mewah Bos Abu Tours di Citraland

Kompas.com - 26/07/2018, 10:52 WIB
Tim penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda Sulsel, kembali menyita aset milik Abu Tours di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Aset tersebut berupa satu bangunan kantor Abu Tour di Jl Cinere Raya 102 E, Kota Depok. handoutTim penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda Sulsel, kembali menyita aset milik Abu Tours di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Aset tersebut berupa satu bangunan kantor Abu Tour di Jl Cinere Raya 102 E, Kota Depok.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulawesi Selatan kembali menyita aset PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours).

Kali ini aset yang disita berupa rumah mewah di kawasan perumahan elite Citraland seharga Rp 2 miliar lebih.

Kanit 1 Subdit IV Dit Reskrimsus Polda Sulsel, Kompol Ahmad Mariadi mengatakan, bos Abu Tours Hamzah Mamba membeli rumah mewah di kawasan Citraland Makassar seharga Rp 2 miliar lebih.

Namun Hamzah belum melakukan pelunasan, sehingga polisi hanya menyita uang Rp 1,6 miliar.

Baca juga: Mbah Legi Menabung Bertahun-tahun, Hitung Uang Pun Dibantu Banyak Warga

“Uang Rp 1,6 miliar itu uang yang sudah disetorkan Hamzah Mamba ke pihak properti. Uang yang diterima penyidik Rp 1,6 miliar itu sudah dipotong oleh pihak properti sesuai aturan karena dilakukan pembatalan," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (26/7/2018).

Ahmad mengaku, polisi masih menelusuri aset-aset Abu Tours yang berasal dari uang puluhan ribu jamaah umrah yang batal diberangkatkan ke tanah suci.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Baik di dalam negeri maupun di luar negeri, kami masih telusuri aset-aset Abu Tours. Kita sudah kerja sama dengan PPATK. Tapi asetnya tidak terdeteksi di luar negeri," ucapnya.

"Dari pengakuan Hamzah Mamba, dirinya tidak mempunyai aset di luar negeri. Cuma anaknya yang bersekolah di Singapura dan mengontrak rumah di sana,” bebernya.

Baca juga: Sembunyikan Uang Jamaah, Istri Bos Abu Tours Jadi Tersangka

Sebelumnya diberitakan, kasus Abu Tours diselidiki Polda Sulsel setelah banyaknya laporan dari jemaah yang batal berangkat umrah pada awal 2018.

Dalam penyelidikan, sekitar 86.720 jemaah yang batal berangkat umrah tersebar di 15 provinsi di Indonesia. Para jemaah telah menyetorkan uang biaya perjalanan. Adapun jumlah kerugian mencapai Rp 1,8 triliun.

Polda Sulsel yang menangani kasus ini telah menyita 33 aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan milik Abu Tours di beberapa lokasi berbeda.

Selain itu, polisi menyita 36 kendaraan mewah, alat elektronik, unit usaha, uang tunai sebanyak Rp 226 juta. 

Kompas TV Sejak kasus penipuan dan penggelapan dana jamaah Abu Tours bergulir 5 bulan lalu, empat orang sudah ditetapkan sebaga tersangka.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.