Sembunyikan Uang Jamaah, Istri Bos Abu Tours Jadi Tersangka

Kompas.com - 12/07/2018, 13:55 WIB
Tim penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda Sulsel, kembali menyita aset milik Abu Tours di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Aset tersebut berupa satu bangunan kantor Abu Tour di Jl Cinere Raya 102 E, Kota Depok. handoutTim penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda Sulsel, kembali menyita aset milik Abu Tours di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Aset tersebut berupa satu bangunan kantor Abu Tour di Jl Cinere Raya 102 E, Kota Depok.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) akhirnya menetapkan istri bos Abu Tours Hamzah Mamba, Nursyariah Mansyur sebagai tersangka.

Nursyariah ditetapkan sebagai tersangka lantaran ikut menyimpan atau menyembunyikan dana puluhan ribu jemaah umrah.

Selain itu, Nursyariah ikut menikmati uang jemaah untuk kepentingan pribadinya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Dicky Sondani mengatakan, tersangka Nursyariah langsung ditahan di Rutan Polda Sulsel. Tersangka dikenakan pasal pencucian uang.


Baca juga: Polri Masih Mendalami Kasus Travel Umroh Azizi dan Abu Tours

“Tersangka Nursyariah dikenakan pasal pencucian uang, sama seperti tiga tersangka lainnya," ujarnya, Kamis (7/7/2018).

"Nursyariah Mansyur ditetapkan sebagai tersangka karena ikut melakukan pidana penggelapan sesuai pasal 372 dan 374 KUHP. Dia menerima dan menyimpan uang jamaah dan ikut membelanjakannya untuk kepentingan pribadi bersama suaminya, Hamzah Mamba,” katanya.

Dicky mengungkapkan, Hamzah Mamba selaku CEO PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) dan mantan manager keuangannya, Muhammad Kasim telah ditetapkan tersangka dan ditahan sejak 20 April lalu.

Menyusul penetapan tersangka terhadap Khaeruddin selaku komisaris Abu Tours pada Senin (9/7/2018).

“Jadi sudah ada 4 tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan dana puluhan ribu jamaah umrah Abu Tours," ungkapnya.

"Jika dalam proses penyidikan dirasa sudah lengkap, berkas perkaranya akan dilimpahkan ke Kejaksaan. Jika pihak Kejaksaan menyatakan lengkap atau P21, maka perkara ini segera disidangkan,” tambahnya.

Kasus Abu Tours mulai diselidiki Polda Sulsel, setelah banyaknya laporan dari jamaah yang batal diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah umrah pada awal 2018.

Dalam penyelidikan polisi, sekitar 86.720 jamaah yang batal berangkat umrah padahal telah menyetorkan uang biaya perjalanan. Dalam kasus ini, kerugian total jamaah mencapai Rp 1,8 triliun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X