KPU Jatim Tetapkan Khofifah-Emil sebagai Gubernur dan Wagub Terpilih

Kompas.com - 25/07/2018, 07:38 WIB
Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menunjukkan berita acara yang diterimanya dari KPU Jatim saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pada Pilgub Jawa Timur 2018 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/7). KPU Jawa Timur menetapkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil E Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Pilgub Jawa Timur 2018. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc/18. ZABUR_KARURUGubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menunjukkan berita acara yang diterimanya dari KPU Jatim saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pada Pilgub Jawa Timur 2018 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/7). KPU Jawa Timur menetapkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil E Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Pilgub Jawa Timur 2018. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc/18.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa- Emil Elestianto Dardak, resmi ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih dalam Pilgub Jawa Timur 2018.

Penetapan itu disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur saat menggelar rapat pleno terbuka di Wyndham Hotel, Jalan Basuki Rachmat, Surabaya, Selasa (24/7/2018) malam.

Ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito menyatakan, sesuai PKPU, penetapan gubernur Jawa Timur terpilih dilakukan sehari setelah buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) ditetapkan.

Rapat pleno terbuka penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih Jawa Timur, dilaksanakan sebagai dasar untuk menetapkan keputusan dalam Pilkada Jawa Timur 2018.


Baca juga: Menang Pilgub Jatim, Khofifah Persembahkan Pantun untuk Gus Ipul-Puti

"Kami memutuskan dan menetapkan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih kepada pasangan nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, dengan perolehan suara sah sebanyak 10.465.218 atau setara 53,55 persen," ujar Eko Sasmito.

"Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, Surabaya 24 Juli 2018," imbuhnya.

Usai penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih, seluruh komisioner KPU Jawa Timur menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang gubernur terpilih kepada Khofifah Indar Parawansa.

"Dalam waktu 3 hari, kewajiban KPU selesai. Pilgub Jatim berjalan guyub rukun dan tidak ada gugatan. Tugas beralih ke Kemendagri," jelasnya.

Khofifah hadir dalam rapat pleno terbuka penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih tanpa didampingi Emil.

Suami Arumi Bachsin itu sedang menghadiri undangan Bloomberg Harvard City Leadership Initiative.

Baca juga: Viral Video Pengendara Motor Distop Polisi, Ternyata Bawa Jenazah Keluarga

Sementara pasangan calon gubernur nomor urut 2 Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, juga partai pengusung, tidak hadir dalam rapat pleno terbuka yang digelar KPU Jatim.

Seperti yang diketahui, hasil rekapitulasi suara di tingkat KPU Jatim mencatat, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul dengan perolehan 10.465.218 suara (53,55 persen).

Sementara pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memeroleh 9.076.014 suara atau (46,45 persen).

Di Pilkada Jatim, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak diusung koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PAN dan Nasdem.

Sementara pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno diusung koalisi PDIP, PKB, PKS dan Gerindra.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X