Diduga Pungli PPDB, Giliran Kepala SMPN 10 Dibawa Tim Saber Pungli

Kompas.com - 16/07/2018, 21:10 WIB
Setelah tiga jam diperiksa, sekitar pukul 17.30 WIB, Tim Saber Pungli yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan membawa Rahip, Kepala SMPN 10 Sei Panas, Batam, ke Polresta Barelang. KOMPAS.com/ HADI MAULANASetelah tiga jam diperiksa, sekitar pukul 17.30 WIB, Tim Saber Pungli yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan membawa Rahip, Kepala SMPN 10 Sei Panas, Batam, ke Polresta Barelang.

BATAM, KOMPAS.com - Tim saber pungli kembali menggeledah kantor SMP Negeri 10 Sei Panas, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (16/7/2018).

Seperti penggeledahan Ketua Komite SMPN 10 Sei Panas, Batam, kali ini Tim Saber Pungli Polresta Barelang juga melibatkan Ketua RT di kawasan sekolah tersebut.

Setelah lebih kurang tiga jam melakukan pemeriksaan, sekitar pukul 17.30 WIB, Tim Saber Pungli yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan langsung membawa Rahip, Kepala SMPN 10 Sei Panas, Batam, ke Polresta Barelang.

Pantauan Kompas.com, selain Rahip, Tim Saber Pungli Polresta Barelang juga membawa sejumlah berkas atau dokumen.

Baca juga: Ketika Presiden Jokowi Ditegur Warga gara-gara Salah Sebut

Dokumen tersebut dimasukkan ke dalam sebuah mobil Toyota Rush putih nopol BP 1887 EG, yang diduga milik Kepala SMP Negeri 10 Sei Panas, Batam.

Belum diketahui dokumen apa saja yang dibawa, namun informasi dari salah satu anggota penyidik, berkas tersebut berkaitan dengan dugaan pungli Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) di SMPN Negeri 10 Sei Panas, Batam.

Dengan diamankamnya Rahip, sudah lima orang yang diamankan Tim Saber Pungli terkait kasus pungli PPDB di SMP Negeri 10 Sei Panas, Batam. 

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait penggeledahan ini.

Baca juga: Dikuburkan, Ratusan Buaya yang Dibantai Warga di Sorong

Hanya saja Andri membenarkan sekitar lima orang dibawa ke Mapolresta Barelang untuk dimintai keterangan terkait dugaan pungli PPDB SMP tersebut.

"Sabar dulu, masih proses pengembangan ini, kalau sudah jelas pasti akan kami ekspos," kata Andri.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 10 Sei Panas, Rahip mengaku tidak tahu persis atas kasus dugaan pungli PPDB yang melibatkan sekolah yang dipimpinnya itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X