Cerita CEO Lippo Group tentang Bahagianya Berinvestasi di NTT

Kompas.com - 13/07/2018, 12:25 WIB
Belasan pengusaha nasional dan daerah mendapat penghargaan dari Gubernur NTT Frans Lebu Raya di acara syukuran akhir masa jabatan di GOR Oepoi Kupang, Jumat (13/7/2018). CEO Lippo Group James Riady mewakili pengusaha menyampaikan ucapan terima kasih. KOMPAS.com/Wisnu NugrohoBelasan pengusaha nasional dan daerah mendapat penghargaan dari Gubernur NTT Frans Lebu Raya di acara syukuran akhir masa jabatan di GOR Oepoi Kupang, Jumat (13/7/2018). CEO Lippo Group James Riady mewakili pengusaha menyampaikan ucapan terima kasih.

KUPANG, KOMPAS.com - CEO Lippo Group James Riady mengemukakan sejumlah catatan bahagia bagi perusahaannya saat berinvestasi di Nusa Tenggara Timur.

James mengatakan, salah satunya adalah Gubernur Frans Lebu Raya dan jajarannya tidak pernah minta uang kepada pengusaha selama menjabat.

"Pak Gubernur dan jajarannya tidak pernah minta uang ke kami atau ada kesan itu. Pak Gubernur dan jajarannya hanya ingin cepat membangun dan membangun. Terima kasih," ujar James saat mewakili belasan pengusaha menyampaikan terima kasih usai menerima piagam penghargaan di GOR Oepoi, Kupang, NTT, Jumat (13/7/2018).

Baca juga: Observatorium Terbesar di Asia Tenggara Mulai Dibangun di Timau NTT

Di Kupang, Lippo membangun rumah sakit, mengelola sekolah dan membangun pusat belanja sejak 2011. Setidaknya, ada 360 lapangan pekerjaan baru dibuka melalui usaha itu.

Selain mengucapkan terima kasih, James menjelaskan awal perjalanan Lippo berinvestasi di NTT.

"Awalnya saat usai rapat kabinet di Istana Tampaksiring, Bali," ujar James.

Baca juga: Siloam Resmikan Rumah Sakit Pertamanya di 2018

Setelah pertemuan itu, lanjut dia, Lippo tergerak dan terpanggil untuk berinvestasi di Kupang yang secara ekonomi terbatas dan butuh dukungan.

"Kalau sekadar berbisnis dan mencari untung, bukan Kupang atau NTT," ungkap James.

"Keberadaan kami bukan sekadar kebetulan. Keluarga dan kelompok usaha kami melihat bagian Indonesia di mana kami ikut ambil bagian. NTT terus muncul. Beberapa kali ketemu Pak Gubernur, hati kami terpanggil sampai kami datang," tambah dia.

Baca juga: Cerita Zohri Minta Dibelikan Sepatu Rp 400.000 Sebelum Latihan untuk Kejuaraan Dunia

James mengemukakan, NTT memerlukan pembangunan fisik. Namun, lanjut dia, human transformation lebih penting.

"Karena itu kami bangun sekolah, rumah sakit dan ciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Gubernur Frans menyampaikan terima kasih atas dukungan para pengusaha dan semua pihak selama kepemimpinannya.

Baca juga: Viral, Video Pemilik Minimarket Berkaus Polisi Dorong Pelaku Pencurian

Pemberian piagam penghargaan kepada belasan pengusaha disampaikan dalam acara "Syukuran Akhir Masa Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT". Sekitar seribu orang hadir memadati GOR hingga akhir acara.

Selain James, Chairul Tanjung juga mendapat penghargaan karena membangun pusat belanja dan membuka setidaknya 200 lapangan pekerjaan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X