Jadi Jubir Jokowi di Pilpres 2019, Khofifah Bilang "Siap Kalau Ditunjuk"

Kompas.com - 27/06/2018, 16:04 WIB
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa menunjukkan surat suara ketika akan menggunakan hak suara di TPS 16 Jemur Wonosari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (27/6). Pilgub Jatim 2018 diikuti dua pasangan Calon Gubernur dan calon wakil Gubernur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dan nomor urut dua Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. ANTARA FOTO/M Risyal HidayatCalon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa menunjukkan surat suara ketika akan menggunakan hak suara di TPS 16 Jemur Wonosari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (27/6). Pilgub Jatim 2018 diikuti dua pasangan Calon Gubernur dan calon wakil Gubernur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dan nomor urut dua Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa mengaku siap untuk kembali menjadi juru bicara Joko Widodo jika kembali maju bertarung dalam Pilpres 2019.

"Kalau ditunjuk," ungkap Khofifah sambil tersenyum dalam wawancara dengan KompasTV, Rabu (27/6/2018).

Menurut Khofifah, kesiapannya muncul dari pengalaman bersama Jokowi dalam pemerintahan. Dia mengaku belajar tentang kerja keras dan fokus pada detail dari kepemimpinan Jokowi.

"Saya menangkap ada kerja keras yang luar biasa yang menjadi bagian dari profil seorang Pak Jokowi. Saya mengenal beliau terutama saat kita di kementerian, beliau biasa tidur sebentar seperti kami," tuturnya.


"Biasa kalau ikut perjalanan beliau, kita berangkat subuh. Sudah shalat subuh, dia ambil pesawat dini hari. Beliau kerja keras dan berharap bisa menuntaskan berbagai PR yang dibutuhkan oleh negeri ini, terkait infrastruktur, bantuan sosial masyarakat kurang mampu, layanan pendidikan kesehatan," tambah Khofifah.

Dia juga mengungkapkan bahwa Jokowi kerap menyukai detail dalam menyusun dan mengimplementasi program pemerintah.

"Saya mengetahui cara kerja beliau untuk mendeteksi hal2 yang mungkin, tak banyak yang suka detail, beliau suka detail, implementasi program harus detail," tuturnya.

Oleh karena nilai tambah ini, Khofifah mengaku siap mendampingi Jokowi dalam pertarungan Pilpres 2019 mendatang.

"Iya, insya Allah begitu," tegasnya

Hasil sementara hitung cepat atau quick count Litbang KOMPAS dalam Pilkada Jawa Timur, Rabu (27/6/2018), menunjukkan pasangan Khofifah Indar P-Emil Dardak unggul.

Pantauan Kompas.com di Pusat Data Litbang Kompas, berdasarkan data yang masuk pada pukul 15.06 sebesar 75 persen, pasangan Khofifah Indar P-Emil Dardak memperoleh 54,21 persen.

Sementara itu, pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memperoleh 45,79 persen suara. Litbang Kompas mengambil 400 sampel TPS dengan metode pemilih sampel stratified sistematic sampling yang tersebar di seluruh daerah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Regional
Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Regional
Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Regional
Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Regional
Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Regional
Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Regional
Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Regional
Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Regional
Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Regional
BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

Regional
Pasca-rusuh Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan Dipulangkan

Pasca-rusuh Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan Dipulangkan

Regional
Cerita Suami Istri Dihadiahi Bemo Senilai Rp 65 Juta dari Bule Jerman

Cerita Suami Istri Dihadiahi Bemo Senilai Rp 65 Juta dari Bule Jerman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X