Kompas.com - 25/06/2018, 08:44 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwsslu) Kabupaten Semarang menggelar "Patroli Pengawasan" pada tahapan masa tenang Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018, menyusul telah dilakukannnya pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan.

Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengatakan, TPS rawan adalah setiap peristiwa yang mengganggu pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS yang berdampak pada hilangnya hak pilih, mempengaruhi pilihan pemilih dan mempengaruhi hasil pemilihan.

Terkait hal itu, pihaknya menggelar kegiatan patroli pengawasan yang dilakukan serentak sejak 24 Juni lalu hingga 26 Juni 2018 di 19 Kecamatan dan 235 Desa Kelurahan se-Kabupaten Semarang.

Baca juga: Ganjar Pranowo Kembali Aktif Jadi Gubernur Jawa Tengah

"Patroli pengawasan pada masa tenang ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya potensi pelanggaran di hari pemungutan dan perhitungan suara. Kami telah mengidentifikasi titik rawan potensi pelanggaran di semua TPS dan menurunkan tim pengawasan ke lokasi selama masa tenang," kata Agus, Senin (25/6/2018).

Agus enggan menyebutkan jumlah TPS rawan tersebut lantaran informasi tersebut tergolong rahasia.

Namun Agus membeberkan, ada enam variabel dalam menentukan penyusunan TPS rawan ini. Yakni, akurasi Data Pemilih, penggunaan Hak Pilih, politik uang, netralitas kelompok penyelenggaran pemungutan suara (KPPS), Pemungutan Suara dan Kampanye.

Baca juga: Survei Kompas: Pilgub Jateng, Ganjar-Taj Yasin 76,6 Persen dan Sudirman Said-Ida Fauziyah 15 Persen

Pada variabel akurasi data pemilih misalnya, indikatornya dapat dilihat dari ada tidaknya pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap. Atapun sebaliknya, terdapat pemilih yang tidak memenuhi syarat tapi terdaftar dalam DPT.

"Sementara untuk variabel penggunaan hak pilih, indikatornya salah satunya adalah ada tidaknya pemilih disabilitas. Kemudian ada tidaknya pemilih di wilayah khusus, seperti di sekitar rumah sakit, pegunungan, hutan, perbatasan ataupun pemilih di Rusunawa," jelasnya.

Variabel lainnya dalam menentukan TPS Rawan adalah adanya potenti politik uang. Indikator politik uang ini, lanjutnya, meliputi ada tidaknya aktor politik uang di wilayah TPS, ada tidaknya praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye dan ada tidaknya relawan bayaran pasangan calon diwilayah TPS.

Baca juga: 5 Berita Populer: Sudirman Said Gadaikan Rumah demi Pilkada Jateng dan Titik Terang Bangkai KM Sinar Bangun

Sedangkan pada variabel Netralitas KPPS, kata Agus, diidentifikasi dari ada tidaknya petugas KPPS yang mendukung pasangan calon tertentu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawarkan 43.000 Ha Tanah Investasi, Wagub Uu Jamin Investor Dapat Berinvestasi dengan Aman dan Mudah

Tawarkan 43.000 Ha Tanah Investasi, Wagub Uu Jamin Investor Dapat Berinvestasi dengan Aman dan Mudah

Regional
Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Regional
Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Regional
Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.