Kompas.com - 24/06/2018, 23:33 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Dua hari menjelang pemungutan suara Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018, Tim gabungan yang terdiri dari Panwaslu, KPU, Satpol PP, Linmas, Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang membersihkan seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) di sepanjang jalan protokol di Kabupaten Semarang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada tim kampanye masing-masing pasangan calon agar melepas semua alat peraga kampanye, sebelum masa tenang Minggu (24/6/2018).

Namun kenyataannya, peringatan ini diabaikan.

"Sebenarnya untuk alat peraga kampanye ini sesuai dengan peraturan KPU, itu menjadi kewajiban dari tim kampanye untuk membersihkan. Tapi ketika masih ada alat peraga kampanye sampai dengan tanggal 23, memasuki masa tenang, kemudian dibersihkan oleh tim terpadu," kata Agus Riyanto, Minggu (24/6/2018).

Baca juga: Penjelasan KPU Terkait Laporan 3 Juta DPT Bermasalah di Pilkada Jateng

Tak hanya di tingkatKkabupaten, seluruh jajaran Bawaslu di 19 Kecamatan, 235 Desa/Kelurahan hingga di Tempat Pemungutan Suara (TPS), bersama-sama dengan jajaran KPU, Satpol PP dan lembaga terkait, hari ini juga membersihkan seluruh APK dan BK yang ada.

Selain di jalan kabupaten dan jalan poros desa, pembersihan alat peraga kampanye juga dilakukan hingga ke rumah-rumah warga oleh Panwas Desa dan Pengawas TPS.

"Jajaran kami akan memastikan semua area bersih dari APK," tandasnya.

Ketua KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan mengatakan, pada masa tenang ini selain harus bersih dari alat peraga ka

Kompas TV Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah melakukan penelitian terkait netralitas aparatur sipil negara dalam pilkada.


mpanye, semua kegiatan kampanye ataupun kegiatan yang mengarah ke kampanye harus dihentikan.

"Memang dikhususkan di dalam hari tenang itu, biarlah konsentrasi pemilih untuk memikirkan tentang apa yang menjadi pilihan. Sudah saatnya kita tertib aturan, masa tenang ini kegiatan kampanye semuanya sudah harus kita hentikan," kata Guntur.

Guntur berharap semua tim kampanye paslon menaati aturan ini, termasuk dalam hal ini kampanye melalui media sosial dan internet.

"Jangankan dalam arti aktivitas kampanye, wong alat peraga kampanye sudah harus bersih. Logikanya (media sosial), juga tidak boleh," ujarnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawarkan 43.000 Ha Tanah Investasi, Wagub Uu Jamin Investor Dapat Berinvestasi dengan Aman dan Mudah

Tawarkan 43.000 Ha Tanah Investasi, Wagub Uu Jamin Investor Dapat Berinvestasi dengan Aman dan Mudah

Regional
Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Regional
Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Regional
Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.