Survei "Kompas": Pilgub Jateng, Ganjar-Taj Yasin 76,6 Persen dan Sudirman Said-Ida Fauziyah 15 Persen

Kompas.com - 30/05/2018, 09:15 WIB
Calon gubernur Ganjar Pranowo (kiri) dan Sudirman Said (kedua kanan) menyaksikan calon wakil gubernur Taj Yasin (kedua kiri) dan Ida Fauzia (kanan) berjabat tangan saat Debat Terbuka Pilkada Jawa Tengah di Ballroom Hotel Patra, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/4). Debat tersebut mengangkat tema peningkatan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, penyelesaian persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra Calon gubernur Ganjar Pranowo (kiri) dan Sudirman Said (kedua kanan) menyaksikan calon wakil gubernur Taj Yasin (kedua kiri) dan Ida Fauzia (kanan) berjabat tangan saat Debat Terbuka Pilkada Jawa Tengah di Ballroom Hotel Patra, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/4). Debat tersebut mengangkat tema peningkatan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, penyelesaian persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan.

KOMPAS.com — Sebulan menjelang pemilihan gubernur Jawa Tengah, survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin sebesar 76,6 persen, sedangkan keterpilihan Sudirman Said-Ida Fauziyah didukung oleh 15 persen pemilih jika pilkada digelar sekarang.

Pada survei dua bulan lalu, tingkat keterpilihan Ganjar-Yasin adalah 79 persen dan Sudirman-Ida 11,8 persen. Dengan demikian, pergerakan kampanye selama dua bulan belakangan mulai menunjukkan perubahan konstelasi dukungan pemilih.

Survei Litbang Kompas dilakukan terhadap 800 responden di Jawa Tengah pada 10-15 Mei 2018 dengan margin of error sebesar +/- 3,46 persen. Survei dilakukan menggunakan model responden panel sehingga perubahan perilaku memilih pada responden yang sama dengan survei sebelumnya dapat diketahui dengan jelas.

Dengan model ini, diketahui jejak peralihan dukungan dari responden yang tadinya memilih Ganjar-Yasin, kini sebanyak 6,1 persen beralih dukungan kepada Sudirman-Ida. Sementara sebanyak 88,9 persen tak berubah, tetap memilih pasangan itu.


Sebaliknya, mereka yang dulunya memilih Sudirman-Ida, sebanyak 25,3 persen sekarang beralih ke pasangan Ganjar-Yasin dan 70,1 persen tetap pada posisi pilihan awalnya.

LITBANG KOMPAS Elektabilitas Pasangan Calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2018

Hasil survei terbaru Pilkada Tengah, sebulan sebelum pencoblosan, bisa disimak secara lengkap dalam laporan di koran harian Kompas edisi Rabu (30/5/2018) atau melalui edisi e-paper di https://epaper.kompas.id untuk desktop, atau aplikasi Kompas.id untuk ponsel. 

 Soliditas partai menguat

Laporan Litbang Kompas yang dipaparkan Bambang Setiawan menyebutkan, meningkatnya tingkat keterpilihan Sudirman-Ida, walaupun belum signifikan, disebabkan oleh perubahan dukungan massa partai pengusungnya yang kian solid.

Sudirman-Ida yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PKB mendapat dukungan yang semakin besar dari konstituen partai tersebut. Perubahan dukungan terutama terjadi pada massa Gerindra, PKS, dan PAN. Sementara dukungan dari konstituen PKB relatif konstan.

Terjadi perubahan dukungan massa partai pengusungnya yang kian solid.

Baca juga: Survei "Kompas": Pilkada Jateng, Ganjar-Yasin di Atas Angin

Dukungan dari massa Partai Gerindra yang dua bulan lalu tercatat 23,1 persen kini menjadi 41,5 persen. Massa PKS yang sebelumnya hanya 40 persen mendukungnya kini meningkat ke angka 52 persen. Demikian juga dengan dukungan massa PAN yang sebelumnya tercatat 31,3 persen kini meningkat menjadi 44 persen.

Sementara massa PKB cenderung tak berubah, justru solid mendukung Ganjar-Yasin dengan kisaran angka 81 persen. Padahal, seperti kita ketahui, PKB merupakan partai yang mengusung kadernya, Ida Fauziyah, sebagai pendamping Sudirman Said.

Massa PDI-P tercatat sebagai pendukung paling solid dalam Pilgub Jateng dan suaranya kian terkonsentrasi pada pasangan Ganjar-Yasin. Dukungan massa PDI-P untuk pasangan ini sekarang mencapai 94,3 persen, naik dari 89,9 persen pada periode survei sebelumnya.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Sumber

Terkini Lainnya

Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Regional
Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional
5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

Regional
Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Regional
Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Regional
Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Regional
Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Regional

Close Ads X