Debat Dimulai, Sudirman Said Serang Kinerja 5 Tahun Ganjar Pranowo

Kompas.com - 21/06/2018, 20:37 WIB
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua Sudirman Said (kedua kanan)-Ida Fauzia (kanan) dan pasangan nomor urut satu Ganjar Pranowo (kiri)-Taj Yasin (kedua kiri) mengikuti Debat Terbuka Pilkada Jawa Tengah di Ballroom Hotel Patra, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/4). Debat tersebut mengangkat tema peningkatan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, penyelesaian persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua Sudirman Said (kedua kanan)-Ida Fauzia (kanan) dan pasangan nomor urut satu Ganjar Pranowo (kiri)-Taj Yasin (kedua kiri) mengikuti Debat Terbuka Pilkada Jawa Tengah di Ballroom Hotel Patra, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/4). Debat tersebut mengangkat tema peningkatan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, penyelesaian persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, serta memperkokoh NKRI dan kebangsaan.

SEMARANG, KOMPAS.comDebat publik di Pilgub Jawa Tengah dimulai tepat pukul 19.30 WIB malam ini.

Pasangan nomor urut 2 Sudirman Said langsung ‘menyerang’ calon petahana soal capaian 5 tahun terakhir.

Serangan itu langsung ditujukan ketika Sudirman diberi waktu untuk bertanya kepada pasangan Ganjar-Yasin.

“Saya terbiasa memperbaiki apa kekurangan. Saya ingin bertanya 5 tahun memerintah kira-kira apa yang kurang dan gagal untuk kami pelajari ketika nanti kami gantikan bapak di Jawa Tengah,” tanya Sudirman, Kamis (21/6/2018).


Baca juga: Prabowo: Banyak yang Membenci Saya

Sebelum Sudirman bertanya, Ganjar sempat memaparkan capaiannya selama 5 tahun menjabat.

Modal 5 tahun itulah yang akan dijadikan modal Ganjar memimpin 5 tahun berikutnya. Capaian keberhasilan bertumpu pada pemerataan pembangunan, pembangun inklusif.

“Pemerintah Jateng sangat transparan, terbuka karena data terbuka. Data itu dibaca tanpa ngapusi, siapapun bisa buka,” ungkapnya.

Ganjar membanggakan keberhasilan mengelola keuangan hingga diganjar opini wajar tanpa pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Pengelolaan keuangan negara 6 kali WTP, kalau semua indikator silahkan dibaca mana tercapai dan yang tidak,” tambahnya.

Hapus Kartu Tani

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X