Beraksi Jelang Buka Puasa, Seorang Jambret Babak Belur Dihajar Massa

Kompas.com - 11/06/2018, 21:59 WIB
Tersangka Agus saat diamankan anggota Polsek Sako usai diamuk massa, lantaran kedapatan melakukan aksi jambret, Senin (11/6/2018) KOMPAS.com/ Aji YK PutraTersangka Agus saat diamankan anggota Polsek Sako usai diamuk massa, lantaran kedapatan melakukan aksi jambret, Senin (11/6/2018)

PALEMBANG, KOMPAS.com- Agus (29), warga Sangkuriang, Kecamatan Sako Palembang, Sumatera Selatan, nyaris tewas diamuk massa lantaran kedapatan menjambret tas saat menjelang buka puasa, Senin (11/6/2018).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Sako Baru, Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang. Ketika itu, korban Siska (19) berboncengan dengan temannya untuk membeli pulsa tak jauh dari lokasi kejadian.

Namun, dari arah belakang, Agus yang mengendarai sepeda motor bersama rekannya langsung menarik telepon seluler korban ketika sedang dipegang.

Mengetahui menjadi korban jambret, Siska pun berteriak hingga massa yang ada di lokasi kejadian langsung mengejar pelaku. Aksi kejar-kejaran akhirnya terjadi.

Sepeda motor pelaku terjatuh setelah lajunya dihalangi oleh mobil yang berada di sana. Agus yang nahas langsung ditarik massa dan dihujami bogem mentah hingga nyaris tewas.

Baca juga: Korban Melawan, Jambret Bertopeng yang Meresahkan Warga Tertangkap

Beruntung, nyawa Agus bisa tertolong setelah aparat Polsek Sako yang sedang berpatroli mengamankan pelaku.

“Saya terkejut, karena dari belakang handphone langsung ditarik pelaku. Tadi mau isi pulsa,” kata Siska yang terlihat shock.

Sementara tersangka Agus mengaku, jika aksi penjambretan itu baru kali pertamanya dia lakukan untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

“Tadi khilaf, lihat korban main handphone di atas motor, langsung saya tarik. Rencananya mau dijual,” ujar Agus dengan wajah babak belur.

Baca juga: Kapolres Kendal: Pelaku Pembacokan Dua Orang Awalnya Mau Jambret Tas

Kapolsek Sako, Kompol Ahmad Firdaus membenarkan kejadian tersebut. Menurut Firdaus, saat ini tersangka telah diamankan untuk diperiksa.

“Satu tersangka berhasil kabur, kita masih gali keterangan dari tersangka untuk mengejar pelaku itu,” jelas Kapolsek.

Kompas TV Belasan kasus perampokan terjadi dalam tiga bulan terakhir di sejumlah titik di jalan umum kota Madiun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?'

"Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?"

Regional
Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Regional
Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Regional
Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X