"Swing Voters" Pilgub Jabar Masih di Atas 30 Persen - Kompas.com

"Swing Voters" Pilgub Jabar Masih di Atas 30 Persen

Kompas.com - 17/05/2018, 22:17 WIB
Para kontestan Pilkada Jabar 2018 dalam acara debat publik 2018 di Sabuga, Senin (12/3/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Para kontestan Pilkada Jabar 2018 dalam acara debat publik 2018 di Sabuga, Senin (12/3/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Memasuki satu bulan terakhir masa kampanye, empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat akan fokus berebut swing voters.

Pengamat Politik Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan, jumlah swing voters di Jawa Barat mencapai 30 persen. 

"Pilgub ini menjadi ajang perang strategi antarpaslon untuk meyakinkan swing voters. Swing voters ini bisa menjadi penentu kemenangan," ujar Asep kepada Kompas.com, belum lama ini. 

Asep menjelaskan, suaraswing voters belum tentu diraih pasangan dengan elektabilitas tertinggi yang saat ini dimiliki pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Baca juga: Bawa Kaus 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden, Asyik Dituntut Minta Maaf

Paslon yang berpotensi mendapatkan raihan suara swing voters adalah Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik). Sebab partai pengusung mereka, PKS, memiliki mesin partai paling efektif. 

Mesin PKS, sambung Asep, masih sangat efektif dan belum mampu ditandingi mesin partai lain. PKS mampu bergerak masif tanpa logistik sekalipun.

Karena mereka menganggap memenangkan pasangan Asyik merupakan bagian dari ibadah.

"Ini terbukti dalam Pilgub Jawa Barat 2008 dan 2013 lalu di mana mesin PKS sangat efektif dan akhirnya menang. Kondisi serupa juga terjadi di Pilgub DKI kemarin," tuturnya.

Swing voters, lanjut Asep, terbagi dalam tiga kategori. Pertama, calon pemilih yang belum mengetahui data kandidat paslon termasuk program kerjanya.

Baca juga: Ini Alasan Sudrajat-Ahmad Syaikhu Bawa Kaus #2019GantiPresiden di Debat Pilkada Jabar

 

Kedua, tidak berafiliasi secara politik. Terakhir, calon pemilih yang sudah menetapkan pilihannya namun tidak dinyatakan secara terbuka.

"Saat ini, jumlah swing voters di Pilgub Jabar saya prediksi masih besar di atas 30 persen dari total DPT sekitar 31 juta. Jelang pencoblosan nanti, mungkin jumlahnya akan berkurang hingga 10 persen," jelasnya.

Kompas TV Ahmad Syaikhu menyatakan datang menghadiri deklarasi anti hoax karena berkomitmen untuk menggiatkan kampanye anti hoax dan kampanye hitam di Pilkada Jabar.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X