Pembobolan Soal UNBK SMP Surabaya Dikhususkan untuk 7 Siswa

Kompas.com - 09/05/2018, 21:34 WIB
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran (tengah) saat memberikan keterangan mengenai kasus pembobolan soal UNBK SMP Surabaya, Rabu (9/5/2018). KOMPAS.com/Achmad FaizalKasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran (tengah) saat memberikan keterangan mengenai kasus pembobolan soal UNBK SMP Surabaya, Rabu (9/5/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - KE (48), Kepala SMPN 54 Surabaya mengakui perbuatannya kepada polisi, karena telah memberikan perintah kepada 2 anak buahnya yakni IM dan TH untuk mengakses soal Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) SMP secara ilegal.

Dokumen negara yang bersifat rahasia itu diberikan kepada 7 muridnya, karena KE merasa memiliki utang budi kepada wali murid dari 7 siswa SMPN 54 dalam kapasitasnya sebagai komite sekolah.

"Wali murid 7 siswa ini dianggap berjasa dalam menyelesaikan masalah di sekolah, jadi sebagai timbal balik," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Rabu (9/5/2018).

Saat pelaksanaan UNBK, 7 siswa tersebut juga diberi waktu khusus, yang berbeda dengan waktu ujian siswa yang lain.

Baca juga : Soal UNBK Disadap, Kepala Sekolah di Surabaya Jadi Tersangka

 

"Soal ujian yang berhasil diakses dengan cara ilegal oleh IM dan TH, lalu diberikan kepada 7 siswa tersebut setelah dikerjakan di lembaga bimbingan belajar milik KE," jelas Sudamiran.

KE sendiri saat ini ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (8/5/2018) kemarin. IM dan TH sudah ditetapkan tersangka sejak pekan lalu.

Oleh polisi, KE dijerat pasal berlapis, selain pasal 55 KUHP karena turut serta dalam persekongkolan perbuatan melanggar hukum, juga undang undang tentang informasi dan transaksi elektronik. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Regional
Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X