Sebelum Tewas, Micko Sempat Janji ke Ibu, Ini Terakhir Kalinya Jadi Bonek - Kompas.com

Sebelum Tewas, Micko Sempat Janji ke Ibu, Ini Terakhir Kalinya Jadi Bonek

Kompas.com - 16/04/2018, 16:57 WIB
Mendiang Micko Pratama beserta ibunya Ana Mariana, semasa hidupnya, foto tersebut saat prosesi wisuda waktu SMP.handout Mendiang Micko Pratama beserta ibunya Ana Mariana, semasa hidupnya, foto tersebut saat prosesi wisuda waktu SMP.

SURABAYA, KOMPAS.com - Micko Pratama (16) mengakhiri kesetiaannya sebagai suporter Persebaya Surabaya pada Sabtu (15/4/2018) malam.

Nyawanya melayang di tangan sekelompok pemuda tak dikenal di Solo pasca-menonton laga Persebaya melawan PS Tira di Bantul, Yogyakarta.

Bambang Sudio, paman Micko, menyebutkan, orangtuanya sebenarnya tidak mengizinkan Micko untuk pergi ke Bantul membela Persebaya kali ini.

Sang ibu yang biasanya membekali Micko sejumlah uang saat mendukung Persebaya di luar kota, bahkan tidak memberi sepeser pun uang saku kali ini.

"Sebelumnya Micko sudah izin mau Bonek ke Bantul tapi tidak diberi izin sama ibunya," ungkap Bambang.

(Baca juga: Bentrok dengan Warga di Solo, 1 Suporter Bonek Tewas, 1 Dirawat)

Namun, meski tanpa restu ibundanya, Micko tetap berangkat menumpang truk bak terbuka. Bambang pun masih ingat kata-kata terakhir korban pada ibunya.

Bambang mengatakan, Micko berjanji dukungannya pada laga tandang kedua Persebaya di Liga 1 2018 itu menjadi dukungan terakhirnya sebagai bonek.

"Saya sangat ingat sebelum berangkat, Micko berjanji kalau ini yang terakhir kali dia nge-bonek. Dan terjadi tapi kenapa dengan cara seperti ini," ucapnya.

Micko yang hari ini seharusnya berusia 17 tahun tewas setelah mengalami aksi kekerasan oleh sekelompok orang tidak dikenal saat perjalanan pulang dari Bantul ke Surabaya.

(Baca juga: Takut Tidur Sendirian, Alasan Pelajar SMP "Ngotot" Nikahi Pacarnya)

Truk bermuatan puluhan bonek yang ditumpanginya di Solo diadang oleh sejumlah orang yang memukuli mereka.

Kejadian ini menjadi pukulan untuk keluarga yang berharap adanya proses hukum pada pelaku kekerasan yang menewaskan Micko.

"Saya harap ini kejadian yang terakhir dan pihak kepolisian bisa menuntaskan kejadian ini untuk mencari pelakunya," kata Bambang.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sebelum Meninggal Micko Berjanji 'Nge-Bonek' untuk Terakhir Kalinya


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X