Budidaya Tanaman Ganja di Rumah, Seorang Petani Ditangkap Polisi

Kompas.com - 13/04/2018, 21:19 WIB
Polisi menangkap seorang petani yang mengedar dan budidayakan ganja di rumahnya bersama barang buktiKontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra Indriani Polisi menangkap seorang petani yang mengedar dan budidayakan ganja di rumahnya bersama barang bukti

PEKANBARU, KOMPAS.com - SU alias Ujang (49) ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau, atas kepemilikan narkotika jenis daun ganja kering.

Selain mengedar, petani ini juga menanam ganja tersebut. Bahkan, hasil panen ganja akan dijual kepada orang lain. Beruntung polisi cepat menangkap Ujang.

Kapolres Inhil Christian Roni Putra mengatakan, tersangka SU alias Ujang ditangkap saat akan melakukan transaksi narkoba di rumahnya di jalan lintas Enok, Kelurahan Sebrang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Inhil, Riau, Kamis (12/4/2018).

"Dari penangkapan ini, petugas mengamankan barang bukti berupa daun ganja kering," ujar Christian, Jumat (13/4/2018).


Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka, sehingga ditemukan lagi barang bukti daun ganja kering siap edar.

Baca juga : Gunakan Ember Bekas Cat, 2 Warga Karimun Tanam Ganja di Hutan Pangke

Adapun barang bukti narkotika yang diamankan petugas seberat 2,2 kilogram. Barang haram tersebut disimpan di dalam karung dan toples yang sudah dipaket dan siap edar.

"Paket kecil ada 22, 1 paket sedang dan 66 kecambah ganja kering beserta pot berukuran kecil, dan uang tunai Rp 615.000," kata Christian.

Pelaku Ujang juga menyemai bibit ganja tersebut. Bahkan dari pengakuan tersangka, ganja siap edar itu adalah hasil panen 10 yang lalu.

"Kecambah ganja juga hasil penyemaian pelaku yang diduga baru berumur satu minggu dan ditemukan di rumah pelaku," kata Christian.

Baca juga : Kejar-kejaran, TNI Berhasil Hentikan Mobil Bermuatan 100 Kilogram Ganja

Dia mengatakan, tersangka dan barang bukti kini diamankan di Satresnarkoba Polres Inhil untuk proses hukum selanjutnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X