Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter - Kompas.com

Gunung Agung Kembali Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Kompas.com - 11/04/2018, 15:11 WIB
Pecalang atau petugas pengamanan adat Bali memantau situasi dengan latar belakang Gunung Agung yang mengeluarkan asap saat Hari Raya Nyepi tahun Caka 1940 di Jalan Tol Bali Mandara, Badung, Bali, Sabtu (17/3/2018). Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjamin kelancaran umat Hindu yang menjalani catur brata penyepian atau tidak menggunakan api (amati geni), tidak bepergian (amati lelungan), tidak menikmati hiburan (amati lelanguan), dan tidak bekerja (amati karya) selama 24 jam.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Pecalang atau petugas pengamanan adat Bali memantau situasi dengan latar belakang Gunung Agung yang mengeluarkan asap saat Hari Raya Nyepi tahun Caka 1940 di Jalan Tol Bali Mandara, Badung, Bali, Sabtu (17/3/2018). Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjamin kelancaran umat Hindu yang menjalani catur brata penyepian atau tidak menggunakan api (amati geni), tidak bepergian (amati lelungan), tidak menikmati hiburan (amati lelanguan), dan tidak bekerja (amati karya) selama 24 jam.

DENPASAR, KOMPAS.comGunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali, kembali menyemburkan abu vulkanik setinggi 500 meter pada Rabu (11/4/2018) pagi pukul 09.04 Wita. Kolom asap dan abu berwarna kelabu terliaht condong ke arah barat daya.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana, saat dihubungi Kompas.com mengatakan, peristiwa erupsi tidak lepas dari aktivitas magamatik dalam dua hari terakhir. Fenomena alam itu ditandai dengan terjadinya gempa-gempa tektonik berskala besar.

“Suplai magma masih terjadi, bisa kita lihat dari terjadinya gempa tektonik dalam dua hari terakhir,” kata Devy.

Sementara itu, berdasarkan catatan pengamatan pada pukul 06.00-12.00 Wita hari ini, Gunung Agung masih mengalami gempa. Meliputi gempa embusan dua kali, vulkanik dangkal satu kali, dan vulkanik dalam sebanyak dua kali.

Baca juga : PVMBG Turunkan Status Gunung Agung Jadi Siaga

Devy menambahkan, walau terjadi erupsi, pihaknya belum berencana menaikkan status Gunung Agung dari level III (Siaga) ke level IV (Awas). Apalagi energi erupsi yang terjadi tidak begitu signifikan jika dibandingkan dengan erupsi yang terjadi pada akhit tahun 2017 silam.

Baca juga : Gunung Agung Kembali Erupsi, Sejumlah Desa Alami Hujan Abu

Selain itu, berdasarkan pengamatan terhadap sejumlah parameter seperti kegempaan, deformasi (penggelembungan) dan visual, menaikkan status belum perlu dilakukan.

“Sampai saat ini belum dianggap perlu untuk menaikan status gunung Agung," kata Devy Kamil.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Internasional
14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

Regional
Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Internasional
Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Nasional
Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Internasional
Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Regional
Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Regional
Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Megapolitan
Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Regional
Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Internasional
AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

Internasional
Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Regional
Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Megapolitan
6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

Regional
Bertemu Pengusaha Beras, Jokowi Minta Masukan

Bertemu Pengusaha Beras, Jokowi Minta Masukan

Nasional

Close Ads X