Kompas.com - 11/04/2018, 08:37 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan. ABCIlustrasi kebakaran hutan.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejak Januari hingga April 2018, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus terjadi di wilayah Provinsi Riau.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, sudah 1.647,36 hektar luas lahan yang terbakar. Kebakaran lahan, terjadi di 11 daerah dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Rokan Hulu 1 ha, Rokan Hilir 80.75 ha, Dumai 114.25 ha, Bengkalis 160.5 ha, Kepulauan Meranti 896.61 ha, Siak 131.5 ha, Pekanbaru 31 ha, Kampar 19.25 ha, Pelalawan 60 ha, Indragiri Hilir 121.5 ha, dan Indragiri Hulu 31 ha.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur menyebutkan, upaya pemadaman api kebakaran lahan dilakukan petugas gabungan.

(Baca juga : 20 Titik Panas Tersebar di Riau, Sejumlah Kabupaten Siaga Karhutla )

"Personel dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Sinarmas, dan masyarakat peduli api (MPA). Semua petugas berjibaku mematikan api dengan sejumlah peralatan," kata Jim, Selasa (10/4/2018).

Upaya pemadaman dilakukan tim darat dan tim udara. Untuk pemadaman dari udara menggunakan dua helikopter Super Puma milik Sinarmas.

"Water boombing kita lakukan, karena titik api cukup sulit dijangkau. Apalagi lahan yang terbakar terdapat semak belukar dan bergambut. Kendala itu juga akan berisiko bagi petugas. Sehingga, tim tetap berhati-hati," ungkap Jim.

Dia mengatakan, pemadaman titik api menggunakan helikopter beberapa hari terakhir dilakukan di Kota Dumai dengan total luas lahan yang sudah mencapai 114 ha. Kini, sejumlah titik api sudah berhasil dipadamkan.

(Baca juga : Satgas Karhutla Riau Berjibaku Padamkan Api di Lahan Gambut 4 Hektar )

Dari kasus karhutla tersebut, polisi menetapkan empat tersangka. Satu tersangka ditangkap Polres Pelalawan, dua tersangka ditangkap Polres Dumai, dan satu tersangka ditangkap Polres Rohul.

Kebakaran hutan dan lahan di Riau, memang belum berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat. Namun, sejumlah wilayah yang mengalami kebakaran lahan, dapat merasakan kabut asap tipis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X