Kunjungi Sukabumi, Presiden Serahkan 3.063 Sertifikat Tanah

Kompas.com - 07/04/2018, 22:43 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) melambaikan tangan kepada warga saat tiba di Lapang Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.com/BUDIYANTOPresiden Joko Widodo (kiri) melambaikan tangan kepada warga saat tiba di Lapang Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/4/2018).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Hujan deras menyambut kehadiran Presiden Joko Widodo di Lapangan Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/4/2018).

Jokowi menghadiri kegiatan penyerahan sertifikat tanah untuk warga. Pada kesempatan itu, ia membagikan 3.063 sertifikat tanah.

"Karena sertifikat adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang bapak dan ibu miliki. Kalau sudah pegang ini, enggak ada masalah,'' kata Jokowi dalam sambutannya.

Baca juga: Cerita Jokowi Ada Pihak yang Mengklaim Program KIP dan Sertifikat Tanah Gratis  

Dia mengatakan, sertifikat itu menjadi bukti kepemilikan tanah. Warga yang sudah memegang sertifikat dapat menolak pihak lain yang mengklaim tanah tersebut.  

''Orang lain enggak bisa macam-macam, karena pegangan hukumnya jelas. Tanda bukti hak yang namanya sertifikat,'' ujarnya. 

Program percepatan pembuatan sertifikat tanah ini dilakukan setelah dirinya melakukan kunjungan ke banyak daerah.

Baca juga: Jokowi: Dulu Urus Sertifikat Lama, Sana Diminta, Sini Diminta...

Ia menerima banyak keluhan warga terkait masalah sengketa lahan dan tanah.

''Urusan sengketa tanah di mana-mana, di semua provinsi ada. Antara masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan masyarakat, anak dengan bapak, anak dengan ibu, banyak. Tapi kalau sudah pegang ini jadi jelas sekarang," katanya.

Selain itu, ia juga berpesan agar sertifikat tanah yang sudah dipegang disimpan baik-baik. Ia menyarankan warga mengkopi sertifikat tanah tersebut. 

Baca juga: PAN: Bagi-bagi Sertifikat Memang Harus, tapi Jangan Hanya Itu...

Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil menargetkan seluruh bidang tanah di Indonesia memiliki sertifikat tanah pada tahun 2025. 

Menurut dia, pemerintah telah menerbitkan 5 juta sertifikat tanah untuk warga Indonesia selama 2017. Untuk warga Jawa Barat, pemerintah telah menerbitkan 594.500 sertifikat tanah selama tahun 2017.

"Tahun ini, (warga) Jabar kebagian 1.270.000 sertifikat tanah," ujar Sofyan. 

Baca juga: Presiden: Sertifikat Sudah Diserahkan Semua, Tidak Ada Pengibulan

3.063 sertifikat tanah yang dibagikan Presiden Jokowi, rinciannya 1.001 warga Kabupaten Bandung Barat, 1.000 warga Kabupaten Cianjur, 600 warga Kabupaten Purwakarta, 300 warga Kabupaten Sukabumi, dan sisanya dari Kota Sukabumi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Peternak di Solo Sumbang 2.000 Telur untuk Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Regional
Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Sulut Siapkan Laboratorium Pemeriksaan Sampel Corona

Regional
Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X