Faktor Jokowi atau Restu SBY-Cak Imin, Siapa Kuat di Pilkada Sumut?

Kompas.com - 05/04/2018, 16:52 WIB
Calon gubernur pada Pilkada Sumatera Utara 2018, Edy Rahmayadi (kiri) dan Djarot Syaiful Hidayat. FOTO-FOTO: ANTARACalon gubernur pada Pilkada Sumatera Utara 2018, Edy Rahmayadi (kiri) dan Djarot Syaiful Hidayat.

Sementara dalam hal pemerintahan, selain berpengalaman sebagai politisi, Djarot juga memiliki memiliki jejak sebagai Bupati Blitar, Wakil Gubernur DKI Jakarta dan sempat menjadi Gubernur DKI setelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diputuskan bersalah.

Lagi-lagi jika bicara tentang Ahok pun, suka tidak suka orang akan langsung mengasosiasikannya dengan Jokowi. Begitu pula jika bicara tentang Ahok, publik akan mencatat Djarot adalah teman yang setia pada Ahok.  

Sementara jika kita bicara tentang Jokowi, sejauh ini jika mengutip survei Survei Indo Barometer yang dirilis 23 Maret lalu, sebanyak 72 persen masyarakat Sumut puas terhadap Jokowi dan sebanyak 66,4 persen masyarakat Sumut menginginkan Jokowi kembali menjadi Presiden.

Nah, siapa pun paham, kepuasan terhadap kinerja Jokowi umumnya diutarakan masyarakat di wilayah pinggiran. Mereka puas karena pembangunan infrastruktur yang lebih merata hingga ke ke pelosok desa. Sejumlah kondisi ini akan memudahkan Djarot untuk menautkan diri dengan citra Jokowi.

Sayangnya, politik tidak dapat sekadar menautkan citra diri. Kita harus melihat fakta bahwa bukan kali ini saja koalisi Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berhasil membuat berubahnya peta politik sehingga berakhir mengejutkan, meski gagal memenangkan calon yang diusung.

Jika kita tengok ke belakang, dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, kedua partai dalam Koalisi Cikeas tersebut gagal dengan proyek Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Yang menarik, keduanya kompak tak berkomitmen mengarahkan biduk tujuan dengan cepat.

Sejarah mencatat, Demokrat menetapkan tidak mendukung Ahok-Djarot maupun Anies Baswedan-Sandiaga Uno, sementara PKB bagai burung nazar tiba-tiba memilih meriung ke koalisi pendukung Ahok-Djarot di detik terakhir. Keputusan yang semua orang paham itu dilakukan sekadar pemulas bibir.

Dengan seluruh dinamika yang ada, saya melihat pertarungan di Pilkada Sumut 2018 akan sangat menarik untuk ditunggu hingga detik akhir perhitungan karena akan menjadi indikasi bagaimana koalisi yang terbentuk menjelang penetapan calon presiden dan calon wakil presiden 2019.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semua Bakal Calon Rektor Unpad Setuju atau Netral atas Revisi UU KPK

Semua Bakal Calon Rektor Unpad Setuju atau Netral atas Revisi UU KPK

Regional
Kisah Lengkap Bayi Hadijah, Minum Kopi Tubruk Sejak Usia 6 Bulan hingga Terima Bantuan Susu dan Biskuit

Kisah Lengkap Bayi Hadijah, Minum Kopi Tubruk Sejak Usia 6 Bulan hingga Terima Bantuan Susu dan Biskuit

Regional
2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau

2 Ekor Beruang dan 1 Ular Besar Mati Terbakar Akibat Karhutla di Riau

Regional
Cantiknya Negeri di Atas Awan, Hanya Tiga Jam dari Jakarta

Cantiknya Negeri di Atas Awan, Hanya Tiga Jam dari Jakarta

Regional
Cerita Warga Kampar Riau Menjerit Ketakutan, Api Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Rumahnya

Cerita Warga Kampar Riau Menjerit Ketakutan, Api Kebakaran Lahan Nyaris Bakar Rumahnya

Regional
Niat Ingin Perkasa, Belasan Warga Malah Keracunan Usai Minum Kopi Cleng

Niat Ingin Perkasa, Belasan Warga Malah Keracunan Usai Minum Kopi Cleng

Regional
Tawarkan Keponakan ke Pria Hidung Belang, Wanita ini Diancam 15 Tahun Penjara

Tawarkan Keponakan ke Pria Hidung Belang, Wanita ini Diancam 15 Tahun Penjara

Regional
Warga Sukabumi yang Diduga Keracunan Makanan Jadi 182 Orang, Sebelumnya Santap Masakan Hajatan

Warga Sukabumi yang Diduga Keracunan Makanan Jadi 182 Orang, Sebelumnya Santap Masakan Hajatan

Regional
Pertama di Indonesia, Bambu Diolah Jadi Energi Listrik untuk Terangi 3 Desa

Pertama di Indonesia, Bambu Diolah Jadi Energi Listrik untuk Terangi 3 Desa

Regional
Walkot Hendi Berencana Terapkan 'Car Free Zone' di Kota Lama Semarang

Walkot Hendi Berencana Terapkan "Car Free Zone" di Kota Lama Semarang

Regional
Sempat Dikritik, Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Diputar di Semarang

Sempat Dikritik, Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Diputar di Semarang

Regional
Rabu, BPBD Kalbar Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Rabu, BPBD Kalbar Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Regional
Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

Sudah Tiga Orang Melapor Jadi Korban Foto Bugil

Regional
Mahasiswa Sodorkan 6 Poin soal Karhutla, Gubernur Sumsel Siap Mundur, jika...

Mahasiswa Sodorkan 6 Poin soal Karhutla, Gubernur Sumsel Siap Mundur, jika...

Regional
Remaja Wanita yang Dijual Tantenya Bakal Dijajakan di Jayapura

Remaja Wanita yang Dijual Tantenya Bakal Dijajakan di Jayapura

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X