Faktor Jokowi atau Restu SBY-Cak Imin, Siapa Kuat di Pilkada Sumut?

Kompas.com - 05/04/2018, 16:52 WIB
Calon gubernur pada Pilkada Sumatera Utara 2018, Edy Rahmayadi (kiri) dan Djarot Syaiful Hidayat. FOTO-FOTO: ANTARACalon gubernur pada Pilkada Sumatera Utara 2018, Edy Rahmayadi (kiri) dan Djarot Syaiful Hidayat.

Bandingkan dengan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang berbekal dukungan lima partai sekaligus, yaitu Gerindra, PKS, PAN, Golkar, dan Nasional Demokrat (Nasdem). Total dukungan untuk pasangan ini mencapai 50 kursi atau setengah dari jumlah kursi di DPRD Sumut.

Jika berhitung dengan sandaran statistik, sudah bisa dipastikan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah selayaknya Goliath. Apalagi sejarah partai pendukung mereka dominan di Sumatera Utara.

Kita tidak boleh lupa bagaimana pasangan Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho menang dengan dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), dan PKB pada pilkada sebelumnya.

Sayang memang, karier keduanya berada di ujung yang sama, yaitu dicopot dari jabatan gubernur gara-gara kasus korupsi. Syamsul Arifin masuk bui pada 2012, kemudian digantikan Gatot yang selanjutnya menang Pilkada Sumut 2013 bersama Tengku Erry Nuradi dengan dukungan PKS, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Patriot, dan PKNU. Gatot pun dicopot pada 2015.

Peran SBY-Cak Imin

Namun, hitung-hitungan tersebut bisa saja berubah jika kita kemudian berkaca pada fakta perolehan suara Pemilu Presiden 2014 di Sumut yang menjadi milik pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Saat itu, Jokowi-JK meraup 55,71 persen suara Sumut dan menguasai 20 wilayah.

Yang menarik, 20 daerah itu berada di pinggiran, antara lain Simalungun, Asahan, Pematang Siantar, Batubara, Karo, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Dairi, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Nias, Samosir, Gunung Sitoli, Nias Utara, Nias Barat, Sibolga, Pakpak Bharat, dan Nias Selatan.

Bagaimana dengan perolehan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa saat itu? Keduanya hanya meraup 44,29 persen suara dari 13 kabupaten/kota di Sumut, yaitu Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Tanjung Balai, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.

Mengapa statistik Pilpres 2014 begitu penting dalam Pilkada Sumut 2018? Hal ini penting mengingat asosiasi yang akan selalu disematkan kepada Djarot Syaiful yang merupakan kader satu partai dengan Jokowi dan memiliki track record sangat baik.

Dalam hal isu hak asasi manusia, Djarot pernah menjadi Koordinator Tim Kecil Kasus Marsinah DPRD Jatim. Marsinah adalah aktivis dan buruh pabrik yang tewas setelah ditahan tentara pada tahun 1993. Seluruh pelaku kemudian diputus bebas oleh Mahkamah Agung.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Perawatan Medis, Ibu Pembunuh 2 Balita Kembar Ditahan Polisi

Usai Perawatan Medis, Ibu Pembunuh 2 Balita Kembar Ditahan Polisi

Regional
Letupan Senjata Api dalam Video Viral Tradisi Adat Lampung Dinilai Lumrah

Letupan Senjata Api dalam Video Viral Tradisi Adat Lampung Dinilai Lumrah

Regional
Bebas dari Penjara, Mantan Teroris Ini Sumpah Setia ke NKRI

Bebas dari Penjara, Mantan Teroris Ini Sumpah Setia ke NKRI

Regional
Bisnis Arak Jawa untuk Biaya Hidup, Anak Punk Diamankan Polres Ngawi

Bisnis Arak Jawa untuk Biaya Hidup, Anak Punk Diamankan Polres Ngawi

Regional
Kisah Fendi, Derita Penyakit Misterius 4 Tahun Terbaring Kaku Seperti Kayu

Kisah Fendi, Derita Penyakit Misterius 4 Tahun Terbaring Kaku Seperti Kayu

Regional
Pimpin Aksi Bersih Teluk Ambon, Gubernur Murad Ajak Warga Bebaskan Maluku dari Sampah

Pimpin Aksi Bersih Teluk Ambon, Gubernur Murad Ajak Warga Bebaskan Maluku dari Sampah

Regional
Ambulans Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tersangkut Truk dan Terseret 200 Meter

Ambulans Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tersangkut Truk dan Terseret 200 Meter

Regional
Kualitas Udara di Kalimantan Barat pada Level Berbahaya

Kualitas Udara di Kalimantan Barat pada Level Berbahaya

Regional
Sebelum Kontak Senjata dengan TNI-Polri, Anggota KKB Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Sebelum Kontak Senjata dengan TNI-Polri, Anggota KKB Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Regional
Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Penyelundupan 6.000 Detonator Disamarkan dengan Susu Kemasan

Regional
Dinilai Berjasa dalam Bidang Manajemen SDM, Panglima TNI Raih Doktor Honoris dari UNS

Dinilai Berjasa dalam Bidang Manajemen SDM, Panglima TNI Raih Doktor Honoris dari UNS

Regional
KBRI Australia Disebut Sudah Bangun Komunikasi dengan Veronica Koman

KBRI Australia Disebut Sudah Bangun Komunikasi dengan Veronica Koman

Regional
Tertangkap Mencuri Stupa Kepala Buddha, Dua Bule Divonis 14 Hari Kurungan

Tertangkap Mencuri Stupa Kepala Buddha, Dua Bule Divonis 14 Hari Kurungan

Regional
Terungkap, Zaenal yang Berkelahi dengan Polisi Dipukul 'Traffic Cone' Sebelum Tewas

Terungkap, Zaenal yang Berkelahi dengan Polisi Dipukul "Traffic Cone" Sebelum Tewas

Regional
Kasus Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Sehari, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Kasus Bayi 14 Bulan Minum 5 Gelas Kopi Sehari, Pernikahan Dini Jadi Pemicu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X