Tak Ada Komputer dan Internet, Ratusan Siswa Tempuh UNBK ke Kota Polman

Kompas.com - 03/04/2018, 20:09 WIB


POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Ratusan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menumpang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah lain di Kota Polman, Selasa (3/4/2018), karena tidak ada komputer dan jaringan internet yang menjangkau sekolah mereka. 

Jauhnya jarak sekolah dengan tempat ujian memaksa para siswa harus meninggalkan rumah mereka ke tempat ujian lebih pagi agar tidak terlambat ujian.

Ratusan siswa SMK Pertanian Rea Timur, Polman, ini terpaksa mengikuti UNBK di SMA Negeri I Polewali Mandar sejak Senin kemarin.

Taufiq Hidayat, salah satu siswa SMK Pertanian Rea Timur, mengaku jarak rumahnya yang jauh dari SMA Negeri I Polman membuat Taufiq harus meninggalkan rumahnya lebih pagi agar tidak terlambat mengikuti ujian.

Taufiq berharap pemerintah juga melengkapi sekolah mereka dengan fasilitas komputer yang dibutuhkan serta jaringan internet yang memadai agar siswa tak perlu jauh menumpang ujian di sekolah lain.

“Terpaksa berangkat lebih pagi ke kota karena takut terlambat ujian,” ucap Taufiq.

Baca juga: Antisipasi Gangguan Server, Wakil Bupati Karawang Tinjau UNBK di SMK

Di SMK Pertanian Rea Timur, terdapat 123 siswa yang mengikuti UNBK. Fasilitas komputer terbatas dan banyaknya siswa sekolah lain yang juga menumpang ujian di sekolah yang sama membuat UNBK dibagi menjadi beberapa sesi berbeda.

Tak hanya siswa SMK Pertanian Rea Timur, sejak UNBK tahun lalu siswa SMK Negeri Tapango, Kecamatan Tapango, juga menumpang UNBK di YPPP Wonomulyo, Polman, karena alasan serupa, yaitu tidak ada komputer dan jaringan internet yang menjangkau sekolah mereka.

Sementara itu, Ketua UNBK Polman, Abdul Azis Muin, berharap pemerintah bisa melengkapi fasilitas sekolahnya dengan komputer agar siswanya tidak perlu ujian ke kota.

Siswa kami terpaksa menupang ujian ke SMA Negeri 1 Polman karena tak punya sarana yang memadai,” jelas Abdul.

Tahun ini ada empat mata pelajaran UNBK yang diujikan untuk siswa SMK, yakni pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran produktif.

Pelaksanaan UNBK sejak kemarin tidak menemui hambatan, tetapi sekolah-sekolah yang menggelar UNBK tetap menyediakan sejumlah mesin genset dan modem cadangan untuk mengantisipasi jika terjadi gangguan jaringan internet atau listrik padam saat ujian berlangsung.

Baca juga: Demi UNBK, Siswa Di SMA Malinau Tempuh Perjalanan 2 Hari

Kompas TV Sekitar 600 siswa dari sejumlah sekolah kejuruan mengikuti UNBK dengan baik.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.