Bawa Barang Ilegal dan Dokumen Tak Lengkap, Tiga Kapal di Perairan Batam Diamankan TNI AL

Kompas.com - 22/03/2018, 14:24 WIB
Tiga kapal yang mengangkut barang illegal berhasil ditangkap Tim Gabungan Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam di perairan Sungai Lekop Sagulung, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (21/3/2018) sore kemarin. KOMPAS.COM/ DOK TNI ALTiga kapal yang mengangkut barang illegal berhasil ditangkap Tim Gabungan Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam di perairan Sungai Lekop Sagulung, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (21/3/2018) sore kemarin.

BATAM, KOMPAS.com - Tim gabungan Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam berhasil menangkap tiga kapal yang mengangkut barang ilegal di Sungai Lekop Sagulung, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (21/3/2018) sore.

Tiga kapal berbendera Indonesia yang diamankan tersebut yaitu KM Eka Wijaya, KM Doa Ibu, dan KM 1 Putra 2 Putri.

"Ketiga kapal ini diamankan tim gabungan WFQR IV yang menggunakan Patkamla Sea Rider 1 saat berada pada posisi 01.1'10.5204 N–103.568.0376 E di sekitar Sungai Lekop Sagulung," kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, Kamis (22/3/2018).

Eko, sapaan akrabnya, mengatakan, selain mengangkut barang-barang ilegal, ketiga kapal itu juga diduga melakukan pelanggaran pelayaran.

Baca juga: Polisi Tembak Kapal Pengangkut Tiga Ton Batu Cinnabar di Pulau Seram

"Penangkapan tersebut merupakan salah satu target operasi tim WFQR IV yang berawal dari adanya informasi intelijen tentang dugaan adanya kapal yang memuat barang-barang ilegal dari Batam dan dibawa keluar tanpa dilengkapi dokumen," ungkap Eko.

Adapun barang-barang yang diangkut ketiga kapal tersebut yakni elektronik, pakaian, perlengkapan olahraga (busur), barang-barang bekas, dan guci. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapal itu juga berlayar tanpa dilengkapi dokumen yang sesuai, antara lain SPB tidak berlaku atau mati, tidak memiliki surat manifes muatan dan surat sandar atau muat barang di pelabuhan yang diizinkan, serta surat clearance tujuan ketiga kapal tersebut tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

"Saat ini tim gabungan WFQR IV masih melakukan pemeriksaan, ditakutkan ada barang-barang lain yang membahayakan yang dibawa ketiga kapal tersebut," ucap Eko.

Ke depan, Eko mengatakan, tim gabungan WFQR IV akan terus berpatroli dan menindak segala bentuk kegiatan ilegal, terutama di wilayah kerja Lantamal IV, sebagai upaya untuk meminimalisasi masuknya barang-barang ilegal ke wilayah Kepulauan Riau.

Baca juga: Dalam Sehari, Bea dan Cukai Kepri Sita Barang Selundupan dari Dua Kapal

Kompas TV Petugas menangkap kapal pengangkut kontainer yang berisi daging beku dan sosis yang terbungkus plastik ini di Perairan Pulau Sambu, Batam.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.