Kompas.com - 20/03/2018, 15:37 WIB
Ilustrasi perampokan. ShutterstockIlustrasi perampokan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menembak mati FS (35), pelaku perampokan yang ternyata seorang residivis dan sudah merampok sejak tahun 2016. 

Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo menjelaskan bahwa FS sudah melakukan perampokan sebanyak 20 kali di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya.

"Puluhan perampokan ini dilakukan sejak tahun 2016-2018," kata Hendro melalui pesan singkatnya, Selasa (20/3/2018).

Adapun jejak rekam perampokan yang dilakukan pelaku di antaranya pada tahun 2016 di wilayah Regol melakukan curas di minimarket Alfamart tiga kali, kemudian di wilayah Andir melakukan curas satu kali.

Baca juga: Melawan Polisi Saat Ditangkap, Perampok Ini Dihadiahi Timah Panas

Adapun tahun 2018, tepatnya pada tanggal 18 dan 19 Maret 2018, tersangka melakukan curas di Alfamart Jalan Pasundan, Circle-K Jalan Jenderal Sudirman, Indomart Jalan Rajawali, Alfamart Jalan Peta, Alfamart Jalan Pungkur, dan Alfamart Jalan Pasirkoja Sukahaji.

Terakhir, pelaku merampok sebuah minimarket di Pasar Astana Anyar Bandung pada Selasa (20/3/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.

"Modus para pelaku memasuki toko, kemudian menodongkan senjata api kepada korban dan mengambil uang yang ada di laci kasir," jelas Hendro.

Jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung yang melakukan pengejaran terhadap pelaku akhirnya berhasil menangkap perampok tersebut.

"Namun, pada saat dilakukan pengembangan, tersangka melawan sehingga dilakukan tembakan oleh petugas yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia," ujar Hendro. 

Baca juga: Anggota Kelompok Bengkulu Spesialis Perampok Turis di Bali Ditembak

Dalam aksinya, pelaku kerap dibekali senjata api dan senjata tajam, serta tak segan melukai korbannya apabila melawan.

"Tersangka merupakan residivis yang setiap aksinya selalu membawa senpi dan sajam," ucapnya.

Kini pelaku mengakhiri aksinya setelah timah panas mengenai dada kirinya. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti, yakni satu mobil Nissan Grand Livina, satu pucuk softgun, satu bilah senjata tajam, dua ponsel, dua kartu kredit milik korban WNA Jepang bernama Fukuyoshi Hiroshi, dan uang tunai Rp 1.590.000.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X