Malioboro Terus Bersolek, Sisi Barat Diisi Banyak Kursi untuk Pengunjung

Kompas.com - 16/03/2018, 13:35 WIB
Sisi Barat Malioboro mulai direvitalisasi sejak Senin 12 Maret 2018 KOMPAS.com / Wijaya KusumaSisi Barat Malioboro mulai direvitalisasi sejak Senin 12 Maret 2018

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Malioboro merupakan salah satu ikon Yogyakarta dan menjadi tujuan kunjungan wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Sebagai ikon dan salah satu tempat favorit wisatawan, kawasan Malioboro terus bersolek.

Setelah pembenahan di sisi timur, sejak Senin (12/03/2018) kemarin revitalisasi sisi barat Malioboro mulai dikerjakan.

"Sudah groundbreaking sejak tanggal 12 Maret kemarin," ujar Kepala Seksi Penataan Bangunan dan Kawasan Pemukiman Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan (PUP) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) DIY, Arif Azazie Zain saat dihubungi Kompas.com, Jumat (16/03/2018).

Pengerjaan revitalisasi sisi Barat Malioboro akan memakan waktu 10 bulan. Rencananya, pengerjaan berlangsung hingga Desember 2018.


"Kontraknya 300 hari, 10 bulan," tegasnya.

Bentuk dari revitalisasi sisi barat nantinya akan sama dengan di sisi timur Malioboro. Di sisi Barat juga akan ditempat banyak kursi untuk pengunjung.

"Intinya simetri dengan sisi timur lah. Ada kursi-kursinya, lalu lantainya juga sama dari batu teraso," katanya.

Baca juga : Bebas dari PKL, Reresik Malioboro Kali Ini Usung Tema Warna-warni

Dijelaskannya, pengerjaan dibagi dalam tiga zona. Pertama utara di Pasar Kembang, kedua di Dagen dan ketiga di timur Bank BNI (Jalan Pangurakan).

"Masing-masing zona mengerjakan dari membongkar sampai mengecor beton itu tiga minggu. Masing-masing zonanya kurang lebih ya 770 meter persegi atau 800 meter persegi," tandasnya.

Baca juga : Coffee Night, Gratis Ngopi Sepanjang Malam di Malioboro

Selama pengerjaan berlangsung, para pedagang kaki lima (PKL) yang ada di kawasan Malioboro sisi barat buka secara bergantian sesuai dengan zona pengerjaan. Sedangkan untuk toko yang ada di sisi barat tetap buka.

"Untuk PKL on off, jadi kalau zona satu sudah dicor, kita pindah ke zona berikutnya, nah zona satu yang sudah dicor kan bisa untuk jualan PKL lagi," kata Arif.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Ribuan Ikan Mati di Pantai Ambon, Bau Amis Menyengat hingga LIPI Ambil Sampel Bangkai

Fakta Ribuan Ikan Mati di Pantai Ambon, Bau Amis Menyengat hingga LIPI Ambil Sampel Bangkai

Regional
Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

Regional
Siswa Iseng Bakar Sampah di Sekolah, 2 Laboratorium Ludes Terbakar

Siswa Iseng Bakar Sampah di Sekolah, 2 Laboratorium Ludes Terbakar

Regional
TPAS Makassar yang Terbakar Timbulkan Bau Menyengat, Sekolah Diliburkan

TPAS Makassar yang Terbakar Timbulkan Bau Menyengat, Sekolah Diliburkan

Regional
Fraksi Demokrat DPRD Bandung Benarkan Anggotanya Ditahan di Polresta Padang

Fraksi Demokrat DPRD Bandung Benarkan Anggotanya Ditahan di Polresta Padang

Regional
Akibat Kabut Asap,  Kualitas Udara Palangkaraya Masuk Kategori Berbahaya

Akibat Kabut Asap, Kualitas Udara Palangkaraya Masuk Kategori Berbahaya

Regional
Kronologi Pelanggar Lalu Lintas Bakar Motornya karena Ditilang

Kronologi Pelanggar Lalu Lintas Bakar Motornya karena Ditilang

Regional
Diduga Akibat Gunakan Steker Rusak, Rumah di Ngawi Ludes Dilalap Api

Diduga Akibat Gunakan Steker Rusak, Rumah di Ngawi Ludes Dilalap Api

Regional
Kasus Pidato Rasis Ketua Nasdem Tanjungpinang Dihentikan

Kasus Pidato Rasis Ketua Nasdem Tanjungpinang Dihentikan

Regional
 BNPB Kewalahan Padamkan Api, Kebakaran Meluas Kabut Asap Semakin Parah

BNPB Kewalahan Padamkan Api, Kebakaran Meluas Kabut Asap Semakin Parah

Regional
Pria Ini Tewas Dibacok Temannya karena Tertawa Sambil Merokok Saat Utang Ditagih

Pria Ini Tewas Dibacok Temannya karena Tertawa Sambil Merokok Saat Utang Ditagih

Regional
Kabut Asap di Palangkaraya Semakin Pekat, Sekolah Diliburkan

Kabut Asap di Palangkaraya Semakin Pekat, Sekolah Diliburkan

Regional
Kisah Relawan Lewati Bukit di Pedalaman NTT Demi Tolong Penderita Gangguan Jiwa yang Dipasung

Kisah Relawan Lewati Bukit di Pedalaman NTT Demi Tolong Penderita Gangguan Jiwa yang Dipasung

Regional
500 Pecinta Burung Termasuk Anggota Dewan Ramaikan Lomba Berkicau di Mamuju Tengah

500 Pecinta Burung Termasuk Anggota Dewan Ramaikan Lomba Berkicau di Mamuju Tengah

Regional
'Speed Boat' Terbalik di Klungkung, Dua Turis Asing Meninggal

"Speed Boat" Terbalik di Klungkung, Dua Turis Asing Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X