Bahagianya Andro, Anjing K-9 Pelacak 1 Ton Sabu Terima Medali dari Sri Mulyani

Kompas.com - 26/02/2018, 09:02 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Andrawati bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian berpose dengan anjing pelacak dan petugas Bea Cukai saat pengungkapan tersangka dan barang bukti narkoba jenis sabu di Dermaga Logistik Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (23/2/2018). Sebanyak 1,6 ton sabu disita dari kapal ikan berisi jaring ketam asal Taiwan dengan bendera Singapura KM 61870 MV Min Liang Yuyun yang ditangkap di perairan Karang Helen Mars berdekatan dengan Karang Banteng, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau pada Selasa, 20 Februari lalu. KOMPAS.COM/HADI MAULANAMenteri Keuangan Sri Mulyani Andrawati bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian berpose dengan anjing pelacak dan petugas Bea Cukai saat pengungkapan tersangka dan barang bukti narkoba jenis sabu di Dermaga Logistik Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (23/2/2018). Sebanyak 1,6 ton sabu disita dari kapal ikan berisi jaring ketam asal Taiwan dengan bendera Singapura KM 61870 MV Min Liang Yuyun yang ditangkap di perairan Karang Helen Mars berdekatan dengan Karang Banteng, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau pada Selasa, 20 Februari lalu.

BATAM, KOMPAS.com - Andro mengibas-ngibaskan ekornya saat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendekatinya. Badannya bergoyang.

Anjing jenis labrador retriever berusia 4 tahun ini makin intens mengibaskan ekornya ketika Sri Mulyani mengelus kepala dan tubuhnya.

Sesekali, dia menjulurkan lidahnya hendak menjilat tangan sang Menteri, tetapi langsung dilarang oleh instrukturnya.

Sebuah medali berbentuk bintang lalu dikalungkan Sri Mulyani pada Andro. Tepuk tangan meriah menggema untuknya.

Bersama dengan para petugas yang tergabung di tim gabungan, Jumat (23/2/2018), Andro menerima penghargaan dari Menkeu dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian atas jasanya membantu pengungkapan sabu sebanyak 1,6 ton di kapal ikan berbendera Singapura KM 61870 MV Min Liang Yuyun.

Dua ekor K-9 milik Bea Cukai yang diturunkan untuk membantu mencari keberadaan sabu di Kapal MV Sunrise Glory berbendera Singapura di perairan perbatasan Indonesia-Singapura.handout/Bobi Dua ekor K-9 milik Bea Cukai yang diturunkan untuk membantu mencari keberadaan sabu di Kapal MV Sunrise Glory berbendera Singapura di perairan perbatasan Indonesia-Singapura.
(Baca juga: 3 Ton Sabu dari Kapal yang Diamankan di Batam Disebut Hanya Hoaks)

Sebelumnya, Andro dan teman-temannya juga sukses membantu pencarian sabu di kapal Sunrise Glory, juga berbendera Singapura, berjumlah 1 ton 39 kg.

Sri Mulyani mengatakan, K-9 sangat membantu dalam pengungkapan kasus penyelundupan sabu. Oleh karena itu, fungsi keberadaannya ke depan akan ditingkatkan.

"Ada kemungkinan akan dilakukan penempatan K-9, terlebih di pintu-pintu masuk, baik itu bandara maupun pelabuhan Internasional yang ada di sejumlah wilayah perbatasan dengan negara tetangga," kata Sri Mulyani.

Senada, Kapolri juga mengatakan, anjing K-9 bisa sangat mendukung kerja para penegak hukum. Di institusi Polri, K-9 juga diikutsertakan dalam mengendus narkotika, bahan peledak dan barang bukti dalam tindak kriminal lainnya.

"Kami akui keberadaan K-9 sangat membantu dalam pengungkapan kasus narkoba dan sejumlah tindak kriminalistas lainnya," ungkap Tito.

Andro, "si anak kapal"

Asisten Instruktur Unit K-9 Bea Cukai Batam Andrew Parlian mengatakan, Andro memang memiliki spesifikasi khusus bekerja di atas kapal.

"Dia punya mental yang lebih kuat dari yang lain karena melacak kapal kan goyang-goyang dan bentuknya tidak wajar. Dia punya spesifikasi itu. Kalau pelatihan dasar dan ketajaman inderanya sama semua, yang membedakan dia dilatih di kapal," ungkap Andrew seperti ditayangkan di KompasTV.

Bersambung ke halaman dua

 

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aiptu Edi Mujais, Polisi yang Gendong Pengeras Suara dan Beri Penyuluhan Bahaya Corona Gugur karena Kecelakaan

Aiptu Edi Mujais, Polisi yang Gendong Pengeras Suara dan Beri Penyuluhan Bahaya Corona Gugur karena Kecelakaan

Regional
Jenazah Pasien PDP Covid-19 yang Ditolak Warga Akhirnya Dimakamkan

Jenazah Pasien PDP Covid-19 yang Ditolak Warga Akhirnya Dimakamkan

Regional
Cegah Corona di Jember, Tetapkan KLB hingga Jam Operasional Pasar Dibatasi

Cegah Corona di Jember, Tetapkan KLB hingga Jam Operasional Pasar Dibatasi

Regional
Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X