Kompas.com - 23/02/2018, 17:46 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menunjukkan barang bukti sabu 1,6 ton yang diamankan tim gabungan di Perairan Anambas, Kepulauan Riau. KOMPAS.com/HADI MAULANAKapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menunjukkan barang bukti sabu 1,6 ton yang diamankan tim gabungan di Perairan Anambas, Kepulauan Riau.

BATAM, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian merahasiakan identitas pemesan sabu 1,6 ton.

Sabu tersebut disita dari kapal ikan berbendera Singapura KM 61870 MV Min Liang Yuyun. Kapal berisi jaring ketam asal Taiwan ini ditangkap di perairan Karang Helen Mars berdekatan dengan Karang Banteng, Anambas, Kepulauan Riau, Selasa (20/2/2018). 

Tito menjelaskan, kasus ini masih dalam pengembangan polisi. Ia menilai masih banyak jaringan yang harus diungkap dari kasus ini. Itulah mengapa ia belum bisa membeberkan banyak hal.

"Yang jelas pemesan yang di Jakarta, identitasnya sudah dikantongi. Dan kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap barang bukti lainnya," ujar Tito dalam keterangan persnya di Dermaga Logistics Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (4/2/2018).

(Baca juga : Berasal dari China, Sabu 1,6 Ton Akan Diedarkan di Jakarta)

Operasi ini, sambung Tito, dilakukan sejak Desember 2017. Namun, pelaku kerap lolos saat akan dilakukan pengejaran di laut.

Berkat kerja keras serta sinergritas antara Polri dan Bea Cukai, akhirnya MV Min Liang Yuyun berhasil diamankan di perairan Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau.

"Hasil penghitungan barang bukti (BB) berjumlah 81 karung dengan berat 1,622 ton dengan tersangka Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43), dan Liu Yin Hua (63) yang merupakan WNA asal China Daratan," tutur Tito.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengaku sedih dengan apa yang dilihatnya saat ini. Sabu seberat 1,6  ton ini jika berhasil lolos di Indonesia, berapa banyak generasi bangsa yang rusak akibatnya.

"Makanya saya dan Kapolri sangat mengapresiasikan setingi-tingginya buat teman-teman di lapangan yang telah berhasil mengungkap jaringan perdagangan gelap narkotika mengunakan jalur laut ini," ungkap Sri.

(Baca juga : Taktik Polisi Cegah Penyelundupan 1,6 Ton Narkoba di Tanjung Lesung)

Sri Mulyani, begitu sering disapa mengaku, sepanjang 2017 ini, jajaran Dirjen Bea Cukai sedikitnya berhasil mengagalkan 342 kasus penyelundupan di seluruh pintu masuk wilayah Indonesia. Dari jumlah itu, total sabu yang diamankan mencapai 2,132 ton.

"Sedangkan tahun 2018 ini, belum genap dua bulan telah dilakukan 57 penangan kasus penyelundupan narkoba, dengan total sabu 2,932 ton," ungkap Sri Mulyani.

Hal ini, lanjut Sri, menggambarkan bagaimana Indonesia sedang dibanjiri kiriman sabu. "Ini juga mengambarkan kerja sama antara Bea Cukai dan Polri serta TNI dan BNN semakin membanggakan dan berkualitas," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku Batam termasuk daerah yang rawan penyelundupan, dari barang-barang impor hingga narkoba.

"Makanya melalui kerja sama ini, setidaknya mampu menekan penyelundupan barang-barang yang membahayakan negara Indonesia," tegas Sri Mulyani.

Kompas TV Kapolri Jend. Tito Karnavian bersama dengan Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kapal pembawa sabu 1,6 ton di Batam telah diincar.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.