Ganjar Perjuangkan Desa Miliki 5 Persen Saham Proyek Tol Bawen-Yogyakarta

Kompas.com - 28/01/2018, 19:40 WIB
Caption : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jl Ahmad Yani, Ungaran, Minggu (28/1/2018) siang. kompas.com/ syahrul munirCaption : Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jl Ahmad Yani, Ungaran, Minggu (28/1/2018) siang.
|
EditorDiamanty Meiliana

UNGARAN, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan bahwa proyek jalan tol Bawen-Yogyakarta akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Ganjar mengatakan, Pemprov Jawa Tengah telah mengupayakan agar masyarakat terdampak jalan tol Bawen-Yogyakarta bisa memiliki saham minimal 5 persen dalam proyek tersebut melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

"Maka waktu (paparan) tol kemarin disampaikan oleh konsultannya, saya ngomong, ee..tolong sampaikan pada bos-bosnya di Jakarta. Itu ada lahan subur di lewati, ada desa-desa di lewati. Bisa ndak desa itu memiliki saham?," kata Ganjar saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Semarang di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jl Ahmad Yani, Ungaran, Minggu (28/1/2018) siang.

"Agar desa tidak jadi penonton, jadi pemilik ownership system dalam setiap investasi, Bumdes bisa terlibat," ucapnya melanjutkan.

Pemprov Jawa Tengah, lanjutnya, berkomitmen menyejahterakan dan memakmurkan masyarakat desa di seluruh Jawa Tengah.

(Baca juga: Penetapan Trase Tol Bawen-Yogyakarta Terkendala Perbukitan)

 

Jika upaya meminta saham bagi masyarakat terdampak proyek jalan tol tersebut dapat terealisasi, pihaknya yakin masyarakat akan semakin sejahtera.

"Maka desa nanti akan berkembang cepet banget. tidak hanya marah-marah, pak kota saya mati pak, desa saya mati pak, tanah saya diambil pak dan dia hanya hilang sedih, hilang sedih. Padahal dia bisa mendapatkan nilai tambah dari itu," jelasnya.

Menurut Ganjar, ada dua pola yang bisa digunakan agar masyarakat atau desa bisa memiliki saham proyek jalan tol.

Pertama desa melalui BUMDES bisa sharing modal. Kedua, dengan mencicil dari keuntungan yang didapatkan untuk membayar pinjaman modal sebelumnya.

"Saya harapannya, minimum 5 persen dan itu bisa dimiliki oleh Bumdes-Bumdes di sekitarnya, dan ini nanti setiap tahun mereka akan bisa menhembangkan modalnya," ucapnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Regional
Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Regional
Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupi Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupi Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Regional
43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X