Pilkada Kota Sawahlunto, Pasangan Petahana Kembali Maju Bersama

Kompas.com - 12/01/2018, 15:43 WIB
Ilustrasi: Pilkada Serentak 2018ANTARA FOTO/Nova Wahyudi Ilustrasi: Pilkada Serentak 2018

PADANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto menetapkan tiga pasang bakal calon untuk Pilkada serentak 2018 ini.

Berbeda dengan daerah lain, petahana Ali Yusuf masih setia dengan pasangannya Ismed untuk memimpin Kota Arang ini lima tahun ke depan.

Pasangan ini didukung oleh koalisi Partai Golkar, PKS dan PKPI yang memiliki delapan kursi. Sementara syarat pencalonan adalah minimal empat kursi.

(Baca juga : Gerindra Merapat ke Gus Ipul, Poros Tengah Pilkada Jatim Bubar)


Selanjutnya adalah pasangan Fauzi Hasan dan Dasrial Ery dengan partai pengusung Partai Demokrat dan PDI-P (5 kursi). Diikuti pasangan Deri Asta dan Zohirin Sayuti yang diusung PPP, PAN, dan Nasdem (7 kursi).

"Ketiga Bapaslon ini akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan Jasmani secara menyeluruh oleh Tim Dokter RS M. Jamil Padang di bawah tanggungjawab Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pemeriksaan Rohani oleh Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), dan pemeriksaan bebas dari Narkotika oleh BNN Sumbar," ungkap Ketua KPU Sawahlunto Afdhal, Jumat (12/1/2018).

"Jika semua persyaratan memenuhi syarat, KPU kota Sawahlunto akan menetapkan Bakal Pasangan Calon ini menjadi Calon Walikota dan Wakil Walikota Sawahlunto Periode 2018-2023 pada 12 Februari 2018," lanjutnya.

 

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Hati-hati, 3 Jalur di Magelang Ini Rawan Kecelakaan dan Bencana

Hati-hati, 3 Jalur di Magelang Ini Rawan Kecelakaan dan Bencana

Regional
Bripka Herman, Polisi Viral dalam Video Viral Pencegahan Akasi 22 Mei Akhirnya Bertemu Gubernur Ganjar

Bripka Herman, Polisi Viral dalam Video Viral Pencegahan Akasi 22 Mei Akhirnya Bertemu Gubernur Ganjar

Regional
Dishub Temukan Kendaraan Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan

Dishub Temukan Kendaraan Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan

Regional
Buaya Sepanjang Dua Meter Hantui Nelayan di Cilacap dan Nusakambangan

Buaya Sepanjang Dua Meter Hantui Nelayan di Cilacap dan Nusakambangan

Regional
Hoaks, Danramil Sungai Kakap Tertembak dalam Pengamanan Ricuh di Pontianak

Hoaks, Danramil Sungai Kakap Tertembak dalam Pengamanan Ricuh di Pontianak

Regional
Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Regional
Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional

Close Ads X