Suami-istri Daftar ke KPU Kota Padang, Ditolak karena Kurang Berkas

Kompas.com - 11/01/2018, 23:39 WIB
Ilustrasi: Petugas mengecek kelengkapan logistik untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2013 di Ruang Penyimpanan Logistik Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tamansari di Kantor Kelurahan Tamansari, Kecamatan TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWANIlustrasi: Petugas mengecek kelengkapan logistik untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2013 di Ruang Penyimpanan Logistik Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tamansari di Kantor Kelurahan Tamansari, Kecamatan
|
EditorReni Susanti

PADANG, KOMPAS.com - Pasangan suami istri, Syamsuar Syam-Misliza mendaftarkan diri sebagai bakal pasangan calon wali kota-wakil wali kota Padang melalui jalur perseorangan ke KPU Kota Padang, Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 22.30 WIB.

Namun KPU menolak pendaftaran bapaslon tersebut karena persoalan kelengkapan berkas. Mereka tidak mampu memperlihatkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) dari KPK.

Penolakan ini pun sempat memicu sedikit keributan di KPU hingga menjelang Subuh. 

"Mereka marah semalam karena tidak bisa menerima keputusan KPU. Kata mereka, sudah memenuhi syarat dan melakukan sesuai proses," ujar anggota KPU Kota Padang Mahyudin saat ditemui di RSUP M Djamil Padang pada pemeriksaan kesehatan Bapaslon, Kamis (11/1/2018).

(Baca juga : Disindir sebagai Barang Impor di Pilkada Sumut, Djarot Senyum)

Mahyudin menjelaskan, KPU tidak bisa menerima karena suratnya kurang. "Kecuali ada surat dari KPK bahwa LHKPN yang bersangkutan sedang dalam proses," ucapnya. 

Proses pendaftaran yang berlangsung hingga menjelang subuh tersebut, akhirnya bisa dituntaskan karena KPU mempersilakan Bapaslon  melapor ke Panwaslu Kota Padang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mahyudin menyebutkan, dari keterangan Bapaslon Syamsuar Syam-Misliza, mereka sudah mengurus LHKPN, namun terjadi kekeliruan. Karena itu KPK meminta pasangan ini kembali mengisi form yang benar.

"Namun hingga pendaftaran kemarin, (Rabu malam) yang bersangkutan tidak membawa LHKP mereka. Kami tentu bekerja sesuai dengan kewenangan dan aturan yang ada," ulasnya.

(Baca juga : PDI-P dan PPP Sepakat Usung Djarot-Sihar di Pilkada Sumut)

Selain pasangan suami istri dari jalur independen, KPU Kota Padang menerima pendaftaran dua paslon. Kedua paslon yang diusung partai ini dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU. 

Kedua pasang ini merupakan petahana yang masih menjabat sebagai wali kota dan wakil wali kota Padang. Wali Kota Padang Mahyeldi memilih berpasangan dengan Hendri Septa. Mereka diusung PKS dan PAN (11 kursi). 

Sementara wakilnya, Emzalmi memilih berpasangan dengan calon wali kota Padang periode 2013-2018 lalu, Desri Ayunda. Pasangan ini diusung tujuh partai yaitu Golkar, PDI Perjuangan, PPP, Gerinda, Nasdem, PKB, dan Demokrat dengan total 28 kursi.

Kompas TV Hingga hari pendaftaran, ada empat bakal calon yang akan ikut Pilgub di Jabar.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.