PPP Optimistis Uu Ruzhanul Ulum Menang dalam "Beauty Contest" Pilkada Jabar

Kompas.com - 11/12/2017, 10:15 WIB
Bupati Tasikmalaya sekaligus bakal calon wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, memperlihatkan surat keputusan persetujuan DPP PPP untuk calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Jabar di Pendopo Lama, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (25/10). Setelah Partai Nasdem dan PKB, PPP mengusung Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk maju menjadi Gubernur Jawa Barat 2018-2022 didampingi Uu Ruzhanul Ulum yang juga kader PPP. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc/17. ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMIBupati Tasikmalaya sekaligus bakal calon wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, memperlihatkan surat keputusan persetujuan DPP PPP untuk calon Gubernur dan calon wakil Gubernur Jabar di Pendopo Lama, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (25/10). Setelah Partai Nasdem dan PKB, PPP mengusung Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk maju menjadi Gubernur Jawa Barat 2018-2022 didampingi Uu Ruzhanul Ulum yang juga kader PPP. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/foc/17.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya melunak dan siap menyertakan kadernya, Uu Ruzhanul Ulum untuk mengikuti konvensi pemilihan calon wakil gubernur pendamping bakal calon gubernur Ridwan Kamil.

Sebelumnya, PPP menolak "beauty contest" yang melibatkan sejumlah tokoh Jawa Barat tersebut.

Ketua Departemen Pemenangan Wilayah Jawa Barat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Dayat Hidayat mengatakan, pihaknya tidak akan mundur jika beauty contest tersebut jadi digelar.

Menurut dia, Uu Ruzhanul Ulum sangat siap mengikuti mekanisme tersebut meski harus bersaing dengan m kader-kader partai koalisi lainnya seperti Daniel Muttaqien (Partai Golkar), Syaiful Huda dan Maman Imanul Haq (PKB) serta Saan Mustopha (Partai Nasdem).

"PPP sangat siap, Kang Uu sangat siap. Saudara Uu akan diperintahkan hadir memenuhi permintaan (konvensi) itu. Kita tidak akan mundur," kata Dayat melalui ponselnya, Senin (11/12/2017).

Dayat menjelaskan, keikutsertaan Uu Ruzhanul Ulum adalah bentuk penghormatan dari PPP kepada wali kota Bandung tersebut dan tokoh-tokoh Jawa Barat yang menjadi panelis.

"Kang Uu harus pergi untuk ikut konvensi, sekaligus untuk menghormati. Kita bersilaturahmi," ungkapnya.

Baca juga : Ketum PPP: Konvensi Digunakan Kang Emil untuk Lepas Diri dari Janji ke Semua Partai

Dayat menambahkan, pihaknya yakin konvensi yang belakangan disebut oleh Ridwan Kamil sebagai musyawarah tersebut hanya memberi masukan, sehingga keputusan akhir terkait penetapan nama calon wakil gubernur tetap berada di tangan Ridwan Kamil.

Dayat optimistis, Uu Ruzhanul Ulum akan unggul jika dibandingkan dengan kandidat lainnya yang akan mengikuti beauty contest tersebut.

Jika dilihat dari sisi pengalaman, lanjut Dayat, bupati Tasikmalaya tersebut sudah sangat teruji. Selain telah menjabat bupati dua periode, Uu menurut dia pernah menjadi anggota dan ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Dengan pengalaman tersebut, Dayat mengatakan, kualitas kepemimpinan Uu Ruzhanul Ulum tidak perlu diragukan lagi, terutama untuk mengatasi persoalan di pedesaan.

"Pernah juga menjadi ketua ranting (tingkat kelurahan), PAC (kecamatan), dan DPC (kabupaten) PPP. Jadi menurut hemat kami, Pak Uu paling berpengalaman," bebernya.

Baca juga : Lewat Konvensi Atau Tidak, Cawagub Tetap Ditentukan Ridwan Kamil

Selain itu, Dayat pun menyebut Uu sebagai pemimpin yang lahir dari kultur pesantren sehingga sesuai dengan harapan sebagian besar warga Jawa Barat. Warga Jawa Barat yang didominasi muslim ini, kata dia, sangat membutuhkan sosok pemimpin yang religius. Uu pun memiliki modal popularitas dan elektabilitas yang cukup baik dalam berbagai hasil survei.

"Kang Uu ini kader PPP tulen yang berakar dari pesantren. Sebetulnya kalau dilihat dari latar belakang itu, Kang Emil enggak perlu ragu memilih Kang Uu,” tandasnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X