Selundupkan Sabu Rp 1 Miliar Dalam Makanan Ringan, Tiga Bandar Antarprovinsi Dibekuk

Kompas.com - 05/12/2017, 20:48 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo didampingi Kasat Narkoba AKBP Haryo Tejo tengah memperlihatkan barang bukti di Mapolrestabes Bandung, Bandung, Selasa (5/12/2017). KOMPAS.com/AGIEPERMADIKapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo didampingi Kasat Narkoba AKBP Haryo Tejo tengah memperlihatkan barang bukti di Mapolrestabes Bandung, Bandung, Selasa (5/12/2017).
|
EditorErwin Hutapea


BANDUNG, KOMPAS.com - Satresnarkoba Polrestabes Bandung membekuk tiga orang bandar narkoba jaringan antarprovinsi. Dari penangkapan itu, petugas menyita ratusan gram narkoba jenis sabu yang bernilai Rp 1 miliar.

Adapun ketiga bandar ini berinisial M alias Koral (32), A alias Hariko (48), dan T alias Ngab (36). Ketiganya ditangkap petugas di depan Masjid Kompleks Puri Bintaro Resident, Jalan Aryaputra, Kota Tangerang Selatan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo menjelaskan, penangkapan ketiga pelaku ini berawal dari pengembangan terhadap salah seorang bandar berinisial UK yang ditangkap pada Mei 2017 lantaran membawa tiga paket kecil sabu.

Berdasarkan informasi itu, petugas pun akhirnya membekuk tiga pengedar itu. "Ketiganya diamankan di wilayah Tangerang, berikut dengan barang buktinya," ungkap Hendro di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Selasa (5/12/2017).

Untuk mengelabui petugas, para pelaku memasukkan paket sabu ke makanan ringan.

"Itu untuk mengelabui petugas," kata Hendro.

Baca juga: BNN Palangkaraya Ringkus Suami Istri Pengedar Sabu dari Jaringan Lapas

Berdasarkan pemeriksaan, diketahui ketiga pelaku ini mengambil barang dari wilayah Batam, Riau, yang rencananya bakal diedarkan di Jakarta dan Bandung.

"Total barang bukti yang diamankan ada 500 kilogram," terang Hendro.

Tak hanya itu, petugas pun menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa timbangan digital, ponsel, kartu identitas, sejumlah buku rekening, dan bungkus makanan yang digunakan untuk membungkus sabu.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancamannya di atas lima tahun penjara," ujar Hendro.

Saat ini petugas masih melakukan pengembangan terhadap para pelaku yang merupakan anggota jaringan antarprovinsi itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X