Kapolda Jateng: Rumah Produksi Jutaan Pil PCC Dilengkapi Peredam Suara

Kompas.com - 04/12/2017, 15:15 WIB
Kepala BNN Komjen Budi Waseso saat konferensi pers di Semarang, Senin (4/12/2017) pagi. KOMPAS.com/Nazar NurdinKepala BNN Komjen Budi Waseso saat konferensi pers di Semarang, Senin (4/12/2017) pagi.
|
EditorErwin Hutapea


SEMARANG, KOMPAS.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono mengungkapkan keberhasilan timnya bersama BNN membongkar produksi jutaan pil PCC di Jawa Tengah. Selain di Kota Semarang, produksi pil PCC juga berhasil dibongkar di Solo dan Sukoharjo.

"Penggerebekan di Semarang dan Solo kami lakukan bersama dengan BNN. Semarang di rumah kontrakan ada ruangan peredam suara, di Solo juga begitu," kata Condro, di Semarang, Senin (4/12/2017).

Menurut Condro, di dalam rumah yang digerebek ada mesin untuk produksi pil PCC. Satu mesin bisa memproduksi 35 butir setiap detik.

Namun, suara dari mesin itu tak sampai keluar karena di ruangan bagian mesin ada peredam suara.

Baca juga: Buwas: 13 Juta Pil PCC Disita dari Rumah Produksi di Semarang

Condro menegaskan bahwa seluruh proses produksi dilakukan di rumah bagian belakang, sedangkan di bagian depan dibiarkan kosong.

"Pekerjaannya di bagian belakang. Nanti kami akan tindak lanjut dengan tim gabungan bersama BNN. Kami akan telusuri dari hulu sampai hilir," tambah jenderal bintang dua ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mantan Kakorlantas Polri itu menambahkan, penggerebekan yang dilakukan sudah valid. Jauh sebelum penggerebekan, polisi telah melalukan monitoring selama lima bulan. Petugas pun masih mengembangkan distributor dan agen dari rumah produksi pil PCC.

"Jaringan sudah dimonitor lima bulan lalu, pengembangan dari Kepri. Bahan baku dari luar semua, kami akan telusuri legal atau ilegal, termasuk distributor dan agennya," tambahnya.

Dalam operasi di Semarang, petugas menangkap 13 orang yang terlibat, yaitu dua sebagai pelaku utama dan 11 orang karyawan.

Dua pelaku utama yaitu Johny dan Ronggo. Sementara 11 sisanya ikut diamankan, yaitu Ahmad, Zaenal, Tono, Panduwinata, Ade Ruslan, Hartoyo, Budi, Kriswanto, Ade Ridwan, Krisno, dan Suroso.

Sejumlah barang bukti diamankan, antara lain mesin pencetak pil PCC, mesin pres, mesin pengaduk, pil PCC, Carisoprodol, tepung, 17 drum Paracetamol, 1 unit Luxio, 1 unit Evalia, dan Toyota Fortuner.

Satu senjata api merek Zettira beserta peluru karet juga ikut diamankan.

Para pelakunya dijerat dengan Pasal 197 juncto Pasal 106 ayat 1 UU Nomor 36 tentang Kesehatan. 


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.