Buwas: 13 Juta Pil PCC Disita dari Rumah Produksi di Semarang

Kompas.com - 04/12/2017, 09:48 WIB
Kepala BNN Komjen Budi Waseso saat konferensi pers di Semarang, Senin (4/12/2017) pagi. KOMPAS.com/Nazar NurdinKepala BNN Komjen Budi Waseso saat konferensi pers di Semarang, Senin (4/12/2017) pagi.
|
EditorReni Susanti

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebuah rumah di Jalan Halmahera Raya Nomor 27 Kota Semarang, Jawa Tengah terbukti memproduksi jutaan pil PCC setiap harinya. Tiap satu mesin di rumah yang digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN) itu memproduksi 35 butir pil PCC per detik.

"Jumlahnya dari rumah ini (yang disita) ada 13 juta butir," kata Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso saat konferensi pers di Semarang, Senin (4/12/2017).

Menurut Buwas, pil dari rumah produksi di Semarang dikirimkan kepada para agen besar. Para agen kemudian menjualnya di pasaran.

"Penerima ini agen, karena jumlahnya besar," ungkapnya.

(Baca juga : Warga: Penghuni Rumah Pembuat Pil PCC Tertutup )

Dalam operasi itu, petugas menangkap 13 orang yang terlibat. Terdiri dari dua pelaku utama dan 11 orang karyawan.

Dua pelaku utama yaitu Johny dan Ronggo. Sementara 11 sisanya yang ikut diamankan antara lain Ahmad, Zaenal, Tono, Panduwinata, Ade Ruslan, Hartoyo, Budi, Kriswanto, Ade Ridwan, Krisno, dan Suroso.

Sedangkan barang bukti yang diamankan antara lain mesin pencetak pil PCC, mesin press, mesin pengadul, pil PCC, carisoprodol, tepung, 17 drum paracetamol, 1 unit Luxio, 1 unit Evalia, dan Toyota Fortuner.

Satu buah senjata api merek Zettira juga diamankan, beserta peluru karet. "Mesin cetak ini banyak, tapi pelaku diamankan dulu. Ini tahap awal nanti dikembangkan lagi untuk diungkap secara menyeluruh," tuturnya.

(Baca juga : BNN Gerebek Rumah yang Dijadikan Pabrik Pil PCC di Semarang )

Turut hadir dalam konferensi pers itu antara lain Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Deputi BNN Amran Depari, Kepala BNN Provinsi Jateng Brigjen Tri Agus Heru, dan instansi terkait. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Regional
Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Pengangguran Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Pengangguran Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X