Kompas.com - 23/11/2017, 21:40 WIB
|
EditorErwin Hutapea

JAYAPURA, KOMPAS.com – Ratusan mahasiswa dan rakyat yang tergabung dalam Front Persatuan Rakyat (FPR) mendesak agar PT Freeport Indonesia di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, ditutup, Kamis (23/11/2017).

“Kami mau mencegah konflik kemanusiaan yang berkepanjangan, maka harus tutup Freeport Indonesia dan kembalikan hak kedaulatan rakyat Amungsa demi mencegah konflik kemanusiaan yang berkepanjangan di Freeport Tembagapura,” teriak Ketua BEM Uncen Jayapura, Paskalis Boma, saat membacakan pernyataan sikap mereka di halaman kantor DPR Papua.

Paskalis menegaskan, akses bagi wartawan dan media internasional harus diberikan agar informasi yang obyektif bisa didapatkan oleh media di daerah Tembagapura, yang kini dalam situasi konflik. TNI dan Polri harus menghormati kebebasan pers dan kode etik jurnalistik.

“Kehadiran masyarakat dari luar Papua melakukan aktivitas penambangan ilegal di Tembagapura adalah sebuah kegagalan Pemerintah Indonesia dalam menyejahterakan rakyatnya,” kata Paskalis, penanggung jawab aksi demo.

Koordinator FPR, Samuel Womsiwor, menilai akar masalah di Papua adalah tambang emas di Freeport Tembagapura.

“Tuntutan kami ke Bapak Dewan, tutup Freeport. Ini bukan aksi pertama dan terakhir. Kami ini adalah korbannya,” kata dia.

Sementara pengurus KNPI Kota Jayapura, Benyamin Gurik, mengatakan, konspirasi antara Amerika dan Pemerintah Indonesia menyebabkan penindasan bagi orang Papua. “Kami minta tutup,” papar dia.

Baca juga: Dua Mobil Freeport Dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata

Menurut Ketua DPR Papua Yunus Wonda, pihaknya menerima dan akan menindaklanjuti aspirasi ini. “Persoalan Freeport. Semua orang di Papua tahu persis. Di balik itu siapa dan mengapa, kami sudah tahu,” ujar dia.

Yunus Wonda menegaskan, DPR Papua akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti konflik yang terjadi di sana. “Pernyataan sikap ini akan menjadi dasar bagi kami untuk membentuk Pansus sehingga kita bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi di sana,” pungkas dia.

Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, semua peristiwa yang terjadi di Tanah Papua tentu akan disampaikan ke pemerintah pusat. Namun, ia mempertanyakan banyak warga yang bisa masuk ke daerah Freeport, mengingat orang Papua saja tidak bisa keluar masuk sesuka hatinya di daerah itu.

“Itu kan daerah steril, tapi masih ada orang luar bisa masuk ke sana. Lalu, kalau ada masyarakat asli di sana meninggalkan kampungnya, secara lembaga kami akan menyurat ke Pangdam dan Kapolda agar mengembalikan rakyat pada alamnya dan mereka tidak hidup dalam tekanan dan ketakutan,” ujar dia.

Kompas TV 804 warga lokal asal Kampung Banti, Kimbeli dan Utikini, Distrik Mimika, Papua, tiba di Timika

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.